Gue takut banget masuk ke fase "bawaannya pengen tidur terus" lagi. Biasanya ini jadi tanda awal kalau gue lagi mulai lost, ngerasa kosong, dan pengen ngejauh dari semua orang. Gue nggak mau masuk ke fase itu lagi, please. Gue nggak mau kehilangan diri gue sendiri untuk kedua kalinya. 😔
Semoga kita semua selalu kuat dan bisa menang ngelawan semua hal yang selama ini cuma dipendem sendiri, yang nggak pernah kita ceritain ke siapa pun. Sending big hugs buat kalian semua
anak yang dibesarkan oleh ibu yang emosinya meledak ledak, dan ayah yang hobi lepas tangan. dia tumbuh jadi orang dewasa yang super peka, dia bisa tau mood orang dari cara dia nutup pintu, dari jeda sebelum menjawab, dari nada "iya" yang sebenarnya bukan iya. bukan karena dia sensitif yang gimana gimana, tapi emang karena waktu kecil membaca suasana udah jadi urusan keselamatan.
Kangen banget twitter era 2019 ke bawah, isinya utas pengalaman horor, lucu, sedih. Inget bgt dulu ada thread horor tntg pendaki tersesat yg endingnya plot twist. Walaupun sering disebut "app pendongeng" at least isinya beragam, sekarang ya gitu deh😔🙏
Nikita Willy: "Sejauh mana batasan keterlibatan mertua dalam rumah tangga anaknya?"
Bu Rani: "Saya kalau mau ke rumah anak saya, saya WA mantu saya dulu."
Mungkin dia lagi capek. Mungkin kulkasnya kosong. Mungkin dia lagi ingin sendiri.
"Anak kita siap menerima kita kapan saja. Tapi menantu kita belum tentu."
Setuju ya bu ibu 🤔
Bu Rani bilang banyak orang tua sebenarnya tidak membenci menantunya.
Mereka hanya tidak siap menerima satu kenyataan:
"Anak kita sudah ada yang punya."
Karena sejak menikah, anak yang selama ini hanya menjadi bagian dari keluarga kita, kini juga menjadi bagian dari keluarga orang lain.
Dan tidak semua orang tua siap dengan perubahan itu.
Menurut Bu Rani, banyak konflik mertua dan menantu bukan karena ada yang jahat.
Tapi karena ekspektasi.
Mertua berharap menantunya punya pandangan hidup, kebiasaan, bahkan nilai yang sama dengan keluarganya.
Padahal menantu dibesarkan oleh orang tua yang berbeda.
"Kalau kita sebagai orang tua sudah memberikan restu kepada anak kita untuk menikah, biarkan mereka menjalani hidup dengan nilai-nilainya sendiri." — Bu Rani
Menurutnya, nilai yang diajarkan orang tua kepada anak belum tentu cocok untuk pasangan hidup anaknya. Karena itu, orang tua perlu siap menerima bahwa anaknya mungkin akan memiliki cara hidup yang berbeda setelah menikah.
cc:threadhallolalalah
SETUJU.
1. Dia yg bikin planning hamil, melahirkan, menyusui dan MPASI.
2. Dia yg mandiin.
3. Dia yg nidurin.
4. Dia yg ngajak main.
Cari yg mau jadi Bapak bukan yg cuma mau punya anak biar serasa lengkap jadi suami. Cari yg mau kerja sama bareng-bareng besarin anak. Ga ada benar salah, namanya sama-sama baru pertama kali jd orang tua. Yg penting harus siap dgn segala resikonya.
Sekali anak lahir, ga mungkin bisa dimasukin dalam perut lg. Uda tanggung kita sebagai org tua 🙏🏻
Dulu gajiku 8,5 juta. Pengeluaran 6 juta.
Sekarang 15 juta. Pengeluaran 12 juta.
Gaji naik hampir 2x, tapi aku tidak merasa lebih lega.
Sisa di tangan? Tetap saja segitu-gitu saja.
Setiap pos pengeluaranku sebenarnya masuk akal.
Rumah lebih layak: wajar.
Mobil untuk keluarga: wajar.
Sekolah anak naik level: wajar.
Satu per satu benar…
tapi kalau dijumlah, tidak ada yang tersisa.
Berbulan-bulan aku pikir ini soal pemasukan.
Aku berpikir: nanti kalau gaji 20 juta, baru lega.
Kalau naik jabatan, baru tenang.
Padahal dulu saat gaji 8,5 juta pun
aku berpikir hal yang sama.
Angkanya berubah, tapi polanya tidak.
Yang tidak pernah berubah bukan jumlah gajinya,
tapi cara aku membaca ke mana uang itu pergi.
Aku diam saat sadar:
bukan gajiku yang kurang dari dulu.
Buat yang gajinya naik tapi napasnya masih sesak:
bahaya terbesar bukan penghasilan yang kurang,
tapi gaya hidup yang diam-diam
naik lebih cepat dari gaji.
12 juta yang kamu tahu ke mana perginya,
lebih kuat daripada 15 juta yang hanya lewat.
cc:threadkristiantotalks
Anak kucing diperkosa
Anak balita diperkosa
Bayi diperkosa
JADI INI BUKAN SOAL PAKAIAN, KELUAR RUMAH JAM BERAPA, PERGI KE MANA, DLL.
Laki2 harus belajar & ubah perilaku lebih adil gender, perempuan & anak (+ hewan) bukan objek seksual, jangan defensif, stop victim blaming & toxic masculinity.
Ada yang sadar?
Saat Idul Qurban, yang paling sering dibuang justru bagian paling “hidup” dari sapi.
Namanya: rumen.
Padahal ini bukan sekadar isi perut.
Ini reaktor biologis hidup. 👇
@seanywht@18fesss Kebayang perihnya. Aku pake menscup trus salah teknik alhasil perineum lecet dikit, itu aja perihnya mantep bgt. Ga kebayang klo ML njir gmn
Sebuah hack tidur dari dr. Gia biar bangunnya seger, pake rumus 4-3-2-1-0
4 jam sblm tidur ga ada aktifitas berat yg naikin nadi
3 jam sblm tidur ga makan berat
2 jam sblm tidur gaperlu minum banyak
1 jam sblm tidur ga main hp
0 detik sblm tidur kencing dulu
@jellypastaa Brrti ga semua resto nyuruh staffnya nyobain produknya ya? Aku kerja di resto jg, semua staff (terutama pramu) harus pernah rasain produknya, apalagi klo menu baru, biar bisa jelasin tentang menunya