Kekerasan Digital
12. Memaksa mengetahui password
Menuntut akses ke akun pribadi sebagai bukti kesetiaan atau kepercayaan.
13. Memeriksa HP atau akun tanpa izin
Membaca chat, email, galeri foto, atau media sosial tanpa persetujuan.
14. Mengawasi aktivitas online secara berlebihan
Mengontrol siapa yang boleh diikuti, disukai, atau diajak berkomunikasi di media sosial.
15. Menyebarkan informasi pribadi tanpa izin
Membocorkan rahasia, foto, atau data pribadi pasangan kepada orang lain.
16. Menggunakan foto/video intim untuk mengancam
Memeras atau mengendalikan pasangan dengan ancaman menyebarkan konten pribadi.
Kekerasan Psikologis & Emosional
6. Menghina, merendahkan, atau mempermalukan
Mengejek fisik, kemampuan, latar belakang, atau harga diri pasangan.
7. Mengancam untuk mendapatkan keinginan
Mengancam putus, bunuh diri, melukai diri sendiri, atau menyakiti orang lain agar pasangan menuruti kemauannya.
8. Menyalahkan pasangan atas semua masalah
Tidak pernah mengakui kesalahan & selalu menjadikan pasangan sebagai kambing hitam.
9. Membuat pasangan merasa bersalah terus-menerus
Menggunakan rasa bersalah untuk mengendalikan & memanipulasi pasangan.
10. Gaslighting
Memutarbalikkan fakta hingga pasangan meragukan ingatan, perasaan, atau penilaiannya sendiri.
11. Membentak & memaki
Menggunakan kata-kata kasar, hinaan, atau teriakan untuk menakut-nakuti & mengendalikan pasangan.
24 Tanda Kekerasan dalam Pacaran (KDP)
Kontrol & Pembatasan
1. Cemburu berlebihan & posesif
Menganggap pasangan sebagai miliknya sehingga marah atau curiga tanpa alasan yang jelas.
2. Menuntut mengetahui lokasi setiap saat
Memaksa pasangan selalu memberi kabar, mengirim lokasi, atau melaporkan aktivitas secara terus-menerus.
3. Marah saat kamu bersama teman atau keluarga
Berusaha membuat pasangan menjauh dari orang-orang terdekatnya.
4. Mengatur pakaian, pergaulan, pendidikan, atau pekerjaan
Merasa berhak menentukan bagaimana pasangan berpakaian, berteman, belajar, atau bekerja.
5. Mengisolasi dari lingkungan sosial
Secara sengaja memutus hubungan pasangan dengan teman, keluarga, organisasi, atau komunitas.
Dan jika dokter ingin menegur langsung ke "atasan" bolehkah sejenak dengarkan POV kami? Karena cerita yg tidak sepaham atau satu POV ini membuat kami di "Audit" Habis habisan🙏🏻
Dear dokter spesialis, mohon maaf kl GP banyak salah.. Tapi bolehkah GP ini minta tolong jika menegur kita secara langsung dan pribadi 🙏🏻
Karena jika dokter menegur kita di depan pasien.. Apakah pasien akan menghargai kami sedikit? 🙏🏻
Pernah dengar kalau rumah sakit itu diam2 sering tekor saat nerima pasien BPJS?
Banyak dari kalian yg mikir kalau semua biaya perawatan, obat sampai alat operasi itu udah ditanggung penuh 100% sama sistem. Nyatanya realita di lapangan jauh lebih gila dan berdarah2 dari sekadar gosip! Malam ini sy mau bahas fenomena "nombok massal" yg terjadi tiap hari di balik meja kasir rumah sakit. Siap2 kaget lihat realitanya!
One more tips, klo di IGD lagi dpt pasien anak, coba perhatikan amplitudo Photoplethysmography pd alat saturasi ini.
It tells a lot about patients peripheral hemodynamic status. Either dia bounding (like the one below) atau narrow.
Klo bounding ini krn peripheral vasodilation
Wkwkkw knp ya kl pas jaga tu suka tbtb buntu buat kasih advice ke pasien tapi kl udah dijalan kerumah atau udah rebahan ada banyak rencana yang "harusnya tadi gini gasi" 😌😌
Hari ini, dapet lagi pasien pro HD.. Agak alot negosiasinya berujung Si Ibuk ini nangis.. Gamau HD krn baru aja semalem anaknya nangis nangis sambil doain ibu ini supaya ga HD.. Orangtua ya sebesar apapun anaknya tetep ga mau bikin anaknya sedih seberapa rapuh dirinya sendiri:)
Semalem jaga ranap, terus bilang ke ortu minta doain semoga aman dan dimudahkan krn kondisi pasien banyak yg ga bagus.. Kontan dibayar pasien langsung dapat rujukan dan yang masuk triase kuning - hijau aja 🥺🙏🏻