call me party pooper, tp gue bahagia bgt ngeliat video ini. lucunya dari video ini kepala SPPG nya yg marah2. meanwhile, suara rakyat yg anaknya keracunan, gaji guru yg masih rendah, ukt mahasiswa masih tinggi dll gada tuh yg mau denger. dari sini keliatan kan, mbg ini tujuannya untuk “bisnis” untuk memperkaya yg udah kaya. rakyat yg miskin cuman dijadiin bantu loncatan. poor us
bisa bisanya org org di video ini ngomong mbg “investasi” duit rakyat itu bego, siapa suruh mau kerja sama dg pemerintah. mau seluruh kepala SPPG ngomong udah keluar dana milyaran, tp untuk omset 6jt/hari (bahkan lebih, kan di korup) ga mungkin dong ga balik modal 😂 ini beneran baru tahap awal, bakal lebih banyak lagi dampak dari mbg ini, siap siap aja ya 🙏🏻
Saat aksi geruduk kantor Badan Gizi Nasional (BGN) berlangsung, seorang ibu pedagang melintas. Kemudian dengan lantang ia meluapkan kemarahannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
#MBG#Watchdoc
yang ngomong mahasiswa diem doang, mahasiswa ga seberani dulu. SABAR KOCAK. lu kira demo bisa di rundingin dalam 1 hari, butuh koordinasi bem dari semua univ di indo. harus nentuin dulu tgl yg tepat, bikin pengumuman resmi dll.
dan jangan ngandelin mahasiswa doang, kalo mau demo besar besar, kalo pengen makzulin wowok. semua lapisan masyarakat harus turun ke jalan. gabisa cuman ngandelin dari 1 golongan doang
Program Makan Bergizi Gratis kembali menjadi sorotan. Dalam aksi “Geruduk kantor Badan Gizi Nasional (BGN)” pada 10 Juni 2026, Virdian Aurellio menilai MBG lahir tanpa perencanaan yang matang. Menurutnya, ketika program berjalan muncul kasus keracunan dan pemborosan anggaran.
Virdian juga mengingatkan bahwa persoalan anggaran negara bukan isu yang jauh dari kehidupan anak muda. Ketika ruang fiskal makin sempit, dampaknya bisa terasa dalam kenaikan berbagai biaya hidup yang dihadapi masyarakat sehari-hari. Seperti yang terjadi saat ini, harga pertamax naik.
#MBG #Watchdoc
@chrsandaisy mau beneran, mau dibuat² soalnya ni tambah²an tapi mnrt gua dia emang goblok murni aja sih. liat aja negara belum setahun di pimpin dia udh hampir collaps
Saat aksi geruduk kantor Badan Gizi Nasional (BGN) berlangsung, seorang ibu pedagang melintas. Kemudian dengan lantang ia meluapkan kemarahannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
#MBG#Watchdoc
Saat aksi geruduk kantor Badan Gizi Nasional (BGN) berlangsung, seorang ibu pedagang melintas. Kemudian dengan lantang ia meluapkan kemarahannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
#MBG#Watchdoc
Guys, ini keren banget.
Akhirnya kita bisa menyaksikan langsung di medsos, kemarahan rakyat kecil terhadap MBG.
Selama ini kita hanya mengetahuinya dari intelektual dan kelas menengah..
Jarang sekali rakyat kecil bersuara terang-lantang di depan media. Mana pakai bahasa aktivis pergerakan lagi. Menentang keras MBG dan bahkan menghujat SPPG.
Ini mematahkan argumen bahwa rakyat kecil sepenuhnya diuntungkan oleh MBG.
Sebagaimana yang disebut-sebut oleh buzzer.
Yang dukung palingan pekerja SPPG doang.
sebagai orang yang berhasil bikin pasangan avoidant akhirnya luluh, ini pov gw yaa. avoidant tuh sebenernya cuma butuh dipercaya pas lagi mode ngilang. mereka bukan tiba-tiba cabut nyari orang lain atau cari pelampiasan, mereka cuma lagi ngambil space buat reset diri dan menjaga kewarasan mereka sendiri.
kalau dipikir-pikir, orang avoidant kebanyakan kebentuk dari traumatik atau kekecewaan yang bikin mereka takut terlalu attached sama seseorang. jdi bukan karena mereka ga punya perasaan, justru mereka punya perasaan yang dalam, cuma cara mereka nunjukinnya beda dan sering kali ga sesuai ekspektasi orang kebanyakan. di balik sikap dingin, cuek, atau susah terbuka itu, sebenernya ada ketakutan buat ditinggalin juga. makanya mereka bikin tembok setinggi mungkin sebagai defense mechanism. mereka sayang, mereka peduli, cuma cara nyampeinnya ga selalu lewat kata-kata manis atau validasi yang kelihatan jelas.
seringnya malah lewat hal-hal kecil, acts of service, perhatian yang subtle, atau selalu ada pas dibutuhin meskipun ga banyak ngomong.
yang lucu, kadang kita tertarik sama avoidant tuh bukan tanpa alasan. mereka datang buat jadi cermin. buat ngajarin kita kalau mencintai seseorang ga boleh sampai kehilangan diri sendiri. bhwa kita tetap harus punya hidup, kebahagiaan, dan value di luar hubungan itu.
krna pada akhirnya, tugas kita bukan "menyelamatkan" avoidant. tugas kita cuma hadir dengan sabar, kasih rasa aman, dan lihat apakah mereka juga mau bertumbuh. kalau dua-duanya sama-sama belajar, hubungan sama avoidant tuh bukan sesuatu yang mustahil. justru bisa jadi salah satu hubungan paling dewasa karena sama-sama belajar bahwa cinta bukan soal mengekang, tapi soal memilih untuk tetap tinggal tanpa kehilangan diri masing-masing.