Diantara Isu kampanye negatif dari Paslon 01adalah
•Hoax Prabowo terkait RSCM
•Prabowo yang punya banyak tanah/lahan.
•Prabowo yang tidak paham unicorn.
•Prabowo yang tidak tepat waktu dalam menjawab saat debat.
•Prabowo emosi labil
Relatif banyak dari isu2 debat Pilpres
Secara keseluruhan, dapat terlihat bahwa Jokowi – Ma’ruf lebih banyak memberikan materi kampanye positive, sementara kubu Prabowo – Sandi hampir setengahnya diisi oleh kampanye negatif atau serangan terhadap Paslon 01. Serangan seperti ini ini tdk akan menambah ceruk pemilih baru
Selain hampir selalu unggul secara exposure, sentiment publik terhadap Paslon 01 juga sangat positif jika dibandingkan dengan sentiment 02, khususnya Prabowo, yang lebih sering berada pada domain negatif, baik dalam satu kesatuan Paslon, maupun dari segi tinjauan per-calon
Pembicaraan publik sepanjang Desember 2018 – April 2019 menunjukkan bahwa Paslon 01, khususnya Jokowi, selalu memimpin secara exposure dan positif sentiment.
Bulatan semakin ke kanan berararti semakin positif, semakin tinggi berarti semakin besar eksposur-nya. #02WajarKalah
Perhatikan diksi hashtag kedua kubu. Kubu 01 lbh netral & memungkinkan akun2 lain yg bercakap nonpilpres ikut terlibat. Sementara tagar2 02 monoton ofensif. Padahal Perebutan kedua kubu ada di akun2 netral
01 : #SederhanaSaja#GueIngin
02: #JokowiBohongLagi#WiwiNgemplangJanji
Top Hashtag yang membawa isu dari bulan November hingga April. Hashtag yang sering diperbincangkan oleh kelompok pendukung petahana terlihat lebih santai dan bersahabat serta menggambarkan isu yang universal, sedangkan kubu oposisi hanya cenderung membawa isu negatif paslon 01
Jejaring ini memperlihatkan bahwa, kelompok HTI sangat offensif ke kubu 01 dan & positif ke 02. meskipun di beberapa narasinya jarang menyebut Prabowo-Sandi. Kluster ini bisa dikatakan pendukung Paslon 02. HTI ormas yg telah dibubarkan pemerintah & tercitrakan NEGATIF di publik
Satu2nya kluster yg terpisah dg kubu 02 adalah kluster Islam Radikal, HTI. Akun2 yang menaikan tagar2 HTI ini lebih banyak ber-sentiment POSITIF ke kubu 02
Tetapi kubu 02 dan HTI punya keterkaitan melalui beberapa hashtag yang sama yaitu #2019prabowosandi. SERUPA TAPI TAK SAMA
Pada bulan Maret kelompok kecil dari oposisi hilang dan kelompok oposisi kembali menjadi satu kesatuan jaringan yang utuh, tidak seperti kelompok petahana yang terlihat terdiri dari beragam kelompok-kelompok kecil yang saling berinteraksi #02wajarkalah
Bulan Februari terdapat satu kelompok kecil yg terbetuk memisah dari jaringan oposisi, kelompok ini adlh bagian dari kelompok oposisi yg bertugas untuk membuat isu serangan pada kubu petahana. Akan tetapi bentuk jaringan dari oposisi ini tetap sebagai satu kelompok #02wajarkalah
TAMBAHAN DATA. Berbagai lembaga survey yg terus update dlm rentang waktu Januari – April 2019. Hasil survey2 ini menunjukkan bhw Jokowi-KMA berhasil unggul dgn rata2 perolehan suara > 52%, dan Prabowo-Sandi < 40 %. Semua lembaga ini terdaftar di KPU untuk Quick Count Pilpres 2019
Begitu jg pd Januari, bentuk jaringan kubu 01 jg dinamis, tdk seperti kubu 02 yg cenderung mirip dr waktu ke waktu. Bentuk jejaring yg terlalu solid seperti ini mengindikasikan kemiripan karakter akun2nya. Artinya kubu 02 berasal dari kelompok yang cenderung sama (tdk beragam)
Pada Desember, bentuk jaringan SNA kubu 01 semakin berkembang dari minggu ke minggunya dengan bahasan isu yang berbeda. Sedangkan Kubu 02 memiliki bentuk jaringan yang tetap dari awal hingga akhir bulan dan isu yang dibahas kebanyakan isu negatif #02wajarkalah
Berdasarkan hasil data2 di atas, mimin mendeclare bahwa PRESIDEN & Wapres REPUBLIK INDONESIA 2019-2024 ADALAH
JOKO WIDODO-KH MA'RUF AMIN
Dari data ini pula bisa disimpulkan kalau paslon #02WajarKalah
yuk, Kita rinci satu persatu