sumpah my biggest “when yh” itu bukan tentang pacaran tapi WHEN YAH pindah ke negara 4 musim itu dengan pendapatan rata-ratanya yang tinggi, pendidikan sangat berkualitas, termasuk negara dengan penduduk paling bahagia di dunia, alam yang indah sejalan dengan pembangunan kota dan fasilitas transportasi yang sangat baik, kriminalitas rendah, bisa healing tanpa stress ekonomi (work-life balance), lingkungan sosial yang ramah dan nyaman, dan pemerintahan yang selayaknya baik.
Aku kagum sama orang yang punya pacar / suami / partner. Berarti mereka harus konsisten bales chat, angkat telepon, kabarin setiap saat, komitmen kan, dan itu ribet banget menurutku :") walaupun aku kesepian sih. Tapi keren orang orang bisa konsisten gitu sampe bertahun tahun
Hi warga pengguna transum. Aku baru aja buat app untuk melacak transum di Indonesia 🚌
🔗 https://t.co/hvnKdCs9s7
Selama ini kita harus install app beda-beda dari tiap provider (TJ, Mitra Darat, dll). Ribet kan? Makanya aku ngumpulin semuanya jadi satu.
Makasih buat kakak-kakak yg awalnya ngebring up diskursus choice feminism ini. We are still far away, but okay we can learn little by little deconstructing this fucking patriarchal system for a decade