Rekomendasi ke pemerintah:
- Intensifikasi di lahan eksisting (bukan buka baru). Banyak lahan yg sudah ada, mereka sudah punya pengalaman dan secara lingkungan sudah mendukung
- Wajibkan dan awasi IPAL (instalasi pengolahan limbah). Jangan sampai izin dikeluarkan asal-asalan. Sebab, konsekuensinya akan berbahaya bagi lingkungan
- Biosekuriti ketat. Sebagai syarat untuk keberlanjutan. Bukan hanya sekadar formalitas saja.
- Libatkan masyarakat lokal dari awal. Jangan sampai malah terjadi konflik antar petani. Misalnya case tambak Dipasena.
- Kajian lingkungan independen, supaya melihat perspektif yang lebih klir dan transparan. Kalau hanya dari pemerintah, terkadang fokusnya segera menggolkan proyeknya.
Ada tambahan?
Buat yg belum tahu. Proyek ini jadi pertaruhan besar. Jika berhasil, Indonesia bisa jadi pemasok pasar udang global. Jika gagal, Waingapu hanya akan menambah daftar panjang kerusakan lingkungan pesisir yang didanai oleh utang atau uang negara.
Tambak udang ini biasanya destruktif. Limbah dari tambak (sisa pakan, feses, antibiotik, bahan kimia) mencemari perairan dan menurunkan kualitas air. Banyak tambak ditinggalkan setelah 5β10 tahun karena tanah jadi asam/terkontaminasi, lalu pindah membuka lahan baru.
Mega proyek tambak udang pemerintah sering terjebak pola: target produksi tinggi β ekspansi cepat β abaikan keberlanjutan β collapse β pindah lokasi baru β ulangi. Hasilnya, lingkungan rusak, petani/nelayan kecil terdampak, dan keberhasilan jangka panjang minim.
@sbyfess Aku ga nanya cuma mau bilang
Kalian harus ingat kenapa memilih satu sama lain, teruslah berjuang dan tetap semangat, yakinlah kalian berdua bisa melewati apapun... Good luck for you all
blm kerja biar tetep dapetπΈ enaknya ngapain ya, biar ada kegiatan lain juga ga cuma apply work! dan kalian ada saran pelatihan gratis dimana? thank youu