Pernah ketemu sama tulisan yg hangat banget:
"Kenapa kita butuh sholat 5 kali sehari?
Karena tak ada satu pun di dunia ini yang rela bertemu denganmu lima kali sehari, dalam keadaan senang, sedih, susah, patah hati atau kuat, kecuali Allah."
Such a beautiful reminder...🥹🤍
Di dalam Commuter Line…
Seorang pria berdiri.
Memberikan kursinya.
Simple. Sopan. Selesai.
Harusnya begitu.
—
Tapi semesta punya cara lain.
“Terima kasih ya Mas… sudah ganteng, baik banget.”
Dan tiba-tiba…
1 gerbong jadi saksi
sebuah rahasia yang bahkan dia sendiri belum siap akui.
—
@NoegReborn (yang entah kenapa ikut naik tanpa tujuan jelas) cuma lihat sebentar…
lalu buka chart.
Bukan chart harga.
Tapi chart reaksi manusia.
Hijau → malu tapi senyum
Merah → overthinking 3 hari ke depan
Doji → pura-pura santai padahal pengen lompat di stasiun berikutnya
—
Cimol di samping, lagi makan paha ayam krispi McDonald's.
“Dia kenapa?”
“Dia baru kena satu hal yang lebih kuat dari market.”
“Apa?”
“Validasi… di tempat yang tidak dia kontrol.”
—
Kebanyakan orang siap dikritik.
Tapi tidak siap dipuji… secara tiba-tiba.
Karena pujian itu bukan cuma suara…
…tapi cermin.
Dan tidak semua orang siap lihat dirinya sendiri di depan umum.
—
Jadi bukan soal “ibu-ibunya random”.
Tapi soal: lo belum terbiasa menerima versi diri lo yang orang lain lihat.
—
Cimol berhenti makan 0.3 detik.
“Solusi?”
“Besok… kasih kursi lagi.”
“Kenapa?”
“Biar sistem lo adaptasi.”
—
Selamat datang di QuietSystem, good people.
Kadang bukan market yang bikin lo deg-degan…
…tapi satu kalimat sederhana di gerbong. 🍗
lebih tepatnya berasal dari keduanya.
jadi, plasenta itu tumbuh dari sel-sel yang berasal dari embrio. dan karena embrio terbentuk dari sel telur ibu dan sperma ayah, plasenta itu secara genetik adalah milik bayi. bukan milik ibunya, apalagi ayah.
artinya, selama sembilan bulan, ada "organ tamu" yang hidup di dalam tubuh ibu. tubuh ibu sebenarnya mengenali plasenta sebagai benda asing, tapi plasenta punya cara sendiri untuk 'meminta izin tinggal' supaya tidak diserang.
tubuh ibu membiarkan si plasenta ini tinggal dan bekerja.
nah, kerjanya plasenta ini juga luar biasa. selama bayi masih di dalam kandungan, plasenta yang ngurusin hampir semuanya.
dia nganterin oksigen dan nutrisi dari ibu ke bayi. dia buangin limbah dari tubuh bayi balik ke ibu. dia juga jadi tameng, nyaring zat-zat yang boleh dan tidak boleh masuk ke tubuh bayi sebisa mungkin.
dia melakukan semua itu selama sembilan bulan penuh, lalu selesai tugasnya tepat di hari yang sama dengan hari bayi itu lahir.
sampai sekarang ga ada organ lain di tubuh manusia yang bekerja seperti plasenta.
tumbuh, bekerja keras, dan pergi tepat waktu. dia teman pertama kita ❤️
ada animasinya nih, bagus:
📹 https://t.co/sEMYWcUxdg