jujur muak banget sama segala hal yang terjadi di era prabowo ini. i mean, i know our governments memang gak pernah bener but this is something wayyyy worse dengan kejadian-kejadian yang kayak GAADA BENERNYA. feeling like they think we’re too stupid buat melawan or memberontak
mark my words: selama masih ada orang-orang yang harga dirinya bisa dibeli semurah ini, this country will never go anywhere. presiden dan kroni-kroninya itu masih sangat mungkin menang lagi di 2029.
yap! penampakan wajah pelaku pelecehan verbal di tiktok kepada wakil ketua bem ui fatimah nih guys giliran udh diciduk bawa2 narasi "saya orang miskin" TUMAN! org miskin banyak yg gk lecehin perempuan pake harga2 brp rupiah per malem
in This Economy They Said "Efficiency"
PNS latsar : daring via zoom ❌
KDMP latsar : seragam lengkap, barak, training komcad 1,5 bulan ✅
PNS pemda, kerja pake laptop pribadi karena pengadaan ditiadakan sejak 2020 untuk refocusing Covid, sampai sekarang. Giliran KDMP yang cuma jaga toko gak jelas, malah dikasih seragam sampai tumbler. PNS disuruh beli seragam sendiri.
Aku gak iri atas nama pribadiku, soalnya aku bisa beli sekaligus jualan blazer warna khaki kulakan di Shopee, tapi kan kasian para PNS yang gak jualan, terpaksa beli seragam. Pret bangetlah.
cc:threadawaluddinrizal
anak stem mungkin shock ngelihat anak soshum especially fib bisa sefleksibel itu bahas apapun karena mereka terbiasa sama ilmu yg pasti dan benar-salah. tapi di dunia ini ada banyak warna, nggak hanya hitam putih doang. even black and white have their own spectrum kok.
coba tanya papi lu gimana dia membangun usahanya. kalo nggak menggusur rumah rakyat, membakar hutan, ya mengeksploitasi pekerja dengan gaji nihil. kapitalis bangsat.
Kaka kaka yang belum tau, demo emak emak yang asli yang ini ya.. dihalang halangi..
Kalo yang emak emak kemarin demo mendukung MBG itu, yah tebak sendiri aja lah.
Padahal jumlah lulusan pendidikan tinggi di Indonesia cuma 11% (data terbaru), jauh di bawah rata-rata OECD (hampir 50%), tapi udah bikin ‘inflasi’ gelar. Ini tandanya lowongan pekerjaan emang se-sedikit itu kah?
di buku Tempo, pengakuan Algojo 1965 tahun 2012, dimuat di salah satu bab, pemuda ansor ketika ditanya kenal atau tidak dengan yang dia eksekusi, dia menjawab dia tidak peduli dengan siapa yang dia eksekusi, dia hanya ingin membunuh. Tentara mengirimkan (-)