“Kejadian ini adalah bukti bahwa upaya kami melakukan pengawasan sensor untuk hal-hal yang membawa kesan sensual di layar kaca adalah hal yang percuma, karena semua ini kembali pada pribadi masing-masing. Untuk itu kami putuskan membubarkan diri. Sekian dan terima kasih.”
Hidup penuh ketidakpastian. Mempertimbangkan setiap tindakan berdasarkan ada tidaknya resiko setelahnya merupakan bentuk perilaku bodoh seolah preventif.
Aku baru tersadar akhir akhir ini. Mencoba perlahan lepas dari prinsip ini yang sepertinya sudah mengakar.
Bismillah.
Kita pada akhirnya akan selalu didekatkan pada hal yang kita benci. Jadi kalo benci jangan berlebihan, kalo suka jangan keterlaluan.
*Penutup : "maaf buat semua yang pernah sakit hati atas lancangnya mulut ini berkata, semoga kalian sehat dan dilancarkan rezekiny".
"Kamu bisa berencana menikahi siapa, tapi kamu tidak bisa merencanakan cintamu untuk siapa ". Akan relate pada masa dan waktunya. Wait for the tragedy soon.
Bedasarkan pengalaman seminggu ini. saya mendapatkan fakta bahwa tidur cepat dimalam hari dengan interval pukul 9-10 malam memberikan efek rileksasi untuk tubuh yang lebih baik dibandingkan tidur diatas pukul 10 malam, walaupun jangka waktu tidur pada pukul 9-10 lebih singkat.
Yth. Bapak A Bakri HM, Anggota Komisi V DPR.
Bapak seperti nya mainnya kurang jauh ya! Sampe bapak bisa-bisanya bilang NTT gak ada yang istimewa kecuali Komodo.
Perlu saya ajak bapak untuk mengenal NTT lebih jauh kah?