YA JUSTRU ITU, harusnya sadar bahwa ini masalah sistemik
Lu udah burnout, kok malah lash out ke pasien? yang bikin lu burnout pasiennya apa sistemnya? Kalo sistemnya, kenapa ga lu gebuk yang punya sistem malah gebuk kebawah
Pasien BPJS juga kalo bisa milih dan ada duitnya jg pasti upgrade
Sadar kelasnya nihil, jadinya malah ngamuk reaksioner
ORGANIZE!
@OmiIkhromi@BudiBukanIntel ya terus apa hubungannya jir? kita disuruh gak sakit gitu biar gak pada burnout? masalahnya yg pake BPJS pun ya most likely punya masalah sistematis juga sama kayak mereka. tp masa malah kita yg diminta memaklumi jg. aneh bgt
@OmiIkhromi@BudiBukanIntel nirempati nakes knp dilampiaskan ke pasien? dr sini aja sudah ga bener, ini mrk kan pelayan publik ya, soal gaji gede apa ngga mana ada pasien tahu 😩
Dokter dokter ga sadar kelas ini bukannya mengorganisir diri bersama pekerja profesi lain dan memperjuangkan perlakuan layak kepada pasien dan tenaga kesehatan, malah ngabisin waktunya buat julid di internet
Trus dicallout nirempati, kelakuan
Gua akan jadi devil's advocate:
Zebra cross itu punya standar, yang buatan warga tidak memenuhi standar
Kalau misalnya standarnya ga dijalankan, bisa jadi butterfly effect dimana semua orang tidak akan lagi mengikuti standar atau aturan yang ada
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
We are outraged. An Indonesian peacekeeper is murdered. Another is fighting for his life. Israel bombed the base where they served.
This is clearly not an accident, nor a collateral damage. This is Netanyahu’s regime showing, once again, that they don’t care about international law, about UN personnel, and about the lives of those who dedicate themselves to peace.
Indonesia has gone above and beyond. We have sent over 1,200 of our troops to serve under the UN flag. The Indonesian government also joined the Board of Peace to push for a just and lasting resolution in the Middle East. We extended our hand in good faith. Yet the answer to that good faith is a bomb dropped on our soldiers’ base. They spat on every effort Indonesia has made for peace.
But let us be honest, this is not surprising. Netanyahu’s regime has shown time and again that they are indifferent to the world’s calls for restraint. They ignore UN resolutions. They strike UN facilities. They kill civilians, journalists, aid workers, and now peacekeepers. No one is off-limits. No one is safe. Sadly, it keeps going because the world keeps allowing it.
To the UN Secretary-General, we appreciate your condemnation and your condolences. But words are not enough anymore. The UN must move beyond statements. Concrete, enforceable, and urgent action is what this moment demands. The credibility of the UN is on the line. If the world body cannot protect its own peacekeepers, what exactly is it protecting?
To the nations of the world, now is the time to act together. Push for accountability. Refer those responsible to international courts. Enforce the rules that you all signed up to uphold. International law is only as strong as the willingness of nations to defend it. That willingness has been tested over and over again by Netanyahu’s regime. For countless of times, the world has failed the test.
Do not let this death be forgotten in a news cycle. Do not let this become just another statistic in a long list of violations. Demand justice. Demand accountability. Make clear that those who attack UN peacekeepers will face real consequences.
Kepada prajurit TNI yang gugur, selamat jalan, Pahlawan. Doa kami menyertai, juga bagi keluarga yang ditinggalkan. Kepada yang terluka, semoga lekas pulih. Indonesia berduka, tapi kita yakin, Indonesia tidak akan diam.
@LambeSahamjja Ino bukti Israhell jauh diatas Iran ya? kayanya berita pimpinan/jenderal Israhell terbunuh gak ada, tapi malah dikit2 pimpinan/jenderal Iran yang banyak terbunuh.
Dari Singapura saya ikut mengamati gejolak pasar global, utamanya harga minyak, gas dan BBM. Meskipun harga energi masih sangat fluktuatif, tetapi dampak buruknya sudah dirasakan oleh semua negara. Termasuk Indonesia.
Banyak negara, termasuk yang ada di Asia, telah melakukan langkah-langkah nyata untuk menyelamatkan ekonominya. Caranya berbeda-beda, tetapi saya pandang masuk akal. Hari ini, 25 Maret 2026 saya juga menyimak kebijakan pemerintah Filipina dan Korea Selatan yang disampaikan oleh para presidennya.
Untuk Indonesia, kita tak perlu panik. Meskipun, langkah-langkah kita tidak boleh terlambat dan tidak tepat.
Waktu memimpin Indonesia dulu saya mengalami krisis yang sama. Meroketnya harga minyak terjadi pada tahun 2004-2005, kemudian tahun 2008 dan yang terakhir tahun 2013. Harga minyak yang meroket sangat memberikan tekanan pada ekonomi kita. Fiskal dan defisit APBN melebar, inflasi atau stabilitas harga terguncang dan dampak terhadap kaum tak mampu sangat terasa. Meskipun pahit dan tidak mudah, kita pilih kombinasi kebijakan yaitu penambahan subsidi dan penaikan harga BBM. Pemerintah juga melakukan kampanye penghematan energi besar-besaran.
Ketika saya putuskan dan ambil langkah-langkah seperti itu, gelombang pro dan kontranya tinggi sekali. Parlemen gaduh dan unjuk rasa tak terhindarkan. Tapi, akhirnya, ekonomi kita selamat dan masyarakat tidak mampu dapat kita lindungi melalui program BLT.
Saya memantau pemerintahan Presiden Prabowo juga telah mempersiapkan kebijakan dan langkah-langkah yang diperlukan. Saya dukung gerakan penghematan energi untuk mengurangi angka defisit anggaran. Untuk menyelamatkan APBN 2026 pada khususnya dan perekonomian Indonesia pada umumnya, beberapa opsi dapat dipilih oleh pemerintah. Yang penting ekonomi kita selamat ~ termasuk terjaganya pertumbuhan (growth), terkelolanya inflasi (stabilitas harga) dan tercegahnya PHK besar-besaran (job security). Dan yang sangat penting adalah tetap terlindunginya saudara-saudara kita kaum tak mampu yang pasti hidup mereka makin sulit. *SBY*
@RWWReborn Lebih baik/efektif mana min rudal dengan daya jelajah > 500 km yang misal bisa diluncurkan dari pulau jawa ke papua/sumatera atau daya jelajah regional antar kota?
@hrdbacot FYI mincot barusan balik dari Bandung bisa via Tol Fungsional Japek II. Rinciannya gw screnshot ya + ada bonus video selama lewat japek II + pamer afc dikit 😆
@RWWReborn Tapi serius nanya kalau hanya range <100 km itu gimama mau cara melindungi pulau lainnya yang belum tercover rudal "defensive" tsb? bentang Indonesia aja 5000 km. Atau misal negara lain yang diluar indonesia mnyerang dgn rudal, apkah tdak ada upya berbalas menyerang dgn rudal?
Tinggal menunggu Amerika Serikat klarifikasi tentang propagandanya membuat Sunni dan Shiah bermusuhan. Fitnah yg kejam itu waktu Shiah Iran dituduh membantai Warga Sunni di Iraq, Suriah, dan Iran itu sendiri.
Ada footage Ali Khamenei mengomentari issue ini. Dia melarang warga iran mengikuti aliran yang ekstrim. Artinya Khamenei pahan selama ini issue yg masuk ke penganut sunni di dunia tentang kebiadaban shiah iran adalah propaganda semata.
Disclaimer saya bukan penganut shiah, saya hanya mencoba untuk melihat dari dua kacamata yang berbeda.