svt,bxb,rant.
beware, you're entering gado gado zone! any confusion regarding multiple unrelated topics you're about to see here would be none of my fault.
@money_for_life_@genkiepants@yappingfess Ye koplok, gabakal macet karena demo kalo orang2 pemegang kursi pemerintahan gak sibuk ngisi kocek mereka sendiri dan korup. Lagian lokasi demo kemarin di HI, yg emang selalu macet. Koplok maksimal dah lu
Sejujurnya gue gak tau ini tulisan akan mengarah ke mana, hanya pikiran random jam 2 pagi setelah melihat demo seharian tadi. If you have time silakan baca or feel free to skip.
Gue tumbuh besar di lingkungan yang sekitarnya penuh dengan kemiskinan. Gue sendiri berasal dari keluar yang biasa-biasa saja, mungkin hanya sedikit lebih beruntung dari yang lain.
Orang-orang hidup dengan serba kekurangan. Boro-boro punya tabungan atau rencana masa depan, besok pun belum tau gimana caranya dapetin makan. Segala macam cara dilakukan untuk bisa dapat uang tambahan.
Dulu kalo pagi suka ada tetangga nenek-nenek, namanya Romlah, sering datang ke rumah bawa jualan kayak jajanan kue atau gorengan, kalo siang ke sore dia lanjut pergi ke sawah. Beliau rajin banget, tapi anak-anaknya pun tetap harus putus sekolah.
Ada juga ibu-ibu tetangga yang buka jasa cuci baju, namanya Bu Sop. Orang di kampung gak punya mesin cuci jadi nyucinya masih dikucek sendiri manual. Beliau meninggal dunia karena penyakit kronis dan tidak punya biaya untuk rutin berobat.
Pengangguran ada banyak, yang putus sekolah banyak, yang sampai ke perguruan tinggi cuma sedikit sekali. Semuanya terhambat masalah ekonomi. Semuanya terjebak dalam kemiskinan struktural.
Yang hidupnya nyaman dan berkecukupan bisa dihitung jari. Gue termasuk yang berkecukupan, tapi tetap ga bisa seenak jidat minta macem-macem ke orang tua. Kalo pengen sesuatu biasanya harus nabung uang jajan sekolah dan beli sendiri.
Gue udah gak tinggal di lingkungan tersebut, tapi sampe sekarang gue selalu ingat betapa susahnya kehidupan orang-orang di sekitar gue dulu.
Sekeras apapun mereka berusaha dan bekerja mereka gak akan bisa keluar dari kemiskinan tersebut. Entah karena keterbatasan ilmu, kemampuan, atau akses ke informasi dan kesempatan.
Mereka gak punya kemampuan untuk mengubah nasib atau memperbaiki kehidupan. Mereka gak tau musti ngapain. Mereka cuma bisa pasrah. Mereka gak peduli siapa yang jadi pemimpin karena buat mereka, siapapun pemimpinnya toh hidup mereka ya begitu-begitu aja.
Di setiap masa pemilu, siapa yang bisa ngasih imbalan itulah yang akan dipilih. Mereka gak punya pilihan lain selain menerima.
Mereka adalah golongan yang rentan dimanipulasi dan dimanfaatkan.
Memang zaman sekarang orang sudah punya smartphone bahkan di daerah. Tapi teknologi tersebut tidak seimbang dengan kemampuan memilah informasi dan berpikir kritis. Belum lagi banyaknya media yang dikontrol, disensor, dan buzzer di mana-mana.
Kita, yang punya akses ke pendidikan yang lebih baik, yang mampu berpikir kritis, yang mengerti apa yang sedang terjadi di atas sana, yang bisa melihat kebohongan dan tipu muslihat, adalah wakil mereka.
Suara kita adalah suara mereka.
Perjalanan mungkin masih panjang, kita mungkin masih butuh banyak belajar, tapi gapapa pelan-pelan aja. Gue tau sangat mudah untuk merasa frustrasi dan putus asa di situasi seperti ini, tapi kita gak bisa buang harapan.
Bareng-bareng yok.
----------
Even if I have to die, I will use the only voice I have to make some noise.
Men who say "women strip naked in front of the camera when they need money, men do hard labor when they need money" ignore these women and erase their existence because they don't serve men's misogynistic and reactionary narratives
#intinyadeh pencegatan massa aksi dr UI yg mau ke lokasi demo di Bundaran HI.
Bus dicegat, jalan diblok. Padahal mahasiswa jg rencana solat jumat dulu di Dukuh Atas.
Alasan: krn Bundaran HI pusat kegiatan masyarakat. Disuruh ke DPR nanti diusahakan ada perwakilan DPR yg nemuin.
@_moirsal@onetwocue Coba bandingin rasio korban pembunuhan oleh lgbt dgn wanita2 yang jadi korban pembunuhan & kdrt dari suaminya (yang heteroseksual). Oh dan gak lupa, anak2 di bawah 17 yang jadi korban pernikahan di bawah umur karna dinikahin sama pria heteroseksual yg usianya jauh di atas mereka
Aku notice ttg poin nomer 1. Di indo banyak pemuka agama menjadikan pengecualian ibadah ketika haid itu krn "kotor" "ga layak" "ga sopan", sedangkan di luar tuh mereka menjelaskan pengecualian ibadah ketika haid sbg bentuk kebaikan Tuhan Yang Maha Pengasih.
@voidexlp@Brokenbtch2@ayamnuklir_ You sound like a tsundere person who denies liking cock but is actually desperate having cocks shoved on all your holes because why is cock and sperm even on your mind when the topic above has nothing to do with it
BREAKING: media Jepang menyebut pemerintah Indonesia memakai buzzer untuk membungkam publik dengan cara menuduh warga yang kritis sebagai "antek-antek asing"
---
Antek-antek asing mendunia guys.
"Rakyat kita tidak bermimpi kehidupan yang kaya-raya."
JARE SOPO PAKKKKK????????????? NGUAWUR AE SAMPEAN
AKU PENGEN KELILING DUNIAAA
PENGEN WORLD TOUR KE KONSER2 IDOL GW
PENGEN CEPET2 NAIK HAJI
PENGEN BELI SEMUA MERCH KIPOP
PENGEN NIKAH
PENGENKU BANYAKKKK
STOP ASBUN PLS ๐ซต๐ป
@BebekShuba@dojuren@takamikaty Kak, kalo cewenya yg udah nikah dan HB sama cowok lain, dianggap selingkuh juga gak sih? Soalnya seingetku cuma cowo yg udah menikah tapi HB sama cewek lain yg gak dianggap selingkuh
Nama : Yoon Jeonghan
Kisah hidup ยณโน :
Pernah marah pas lagi live karena sasaeng nelepon Mingyu berkali-kali.
Takut banget pas Jeonghan jatuhin sumpit sama pas dia nunjuk kamera๐ญ๐