@6_arung@zuhdirobbani iya udh silahkan berproses. selamat beproses dengan pemain hasil scouting kepelatihan STY kmrin. semoga bisa diracik ya. besar harapan bisa maksimalin apa yang udh dikerjakan sebelumnya drpd hrus memulai dr 0. kan pemecatan STY juga tujuannya buat dpt trofi bukan ULANG DR 0
@MattiaGre81@Jhonodoang@IndosFC enggak ada, mangkanya liga domestik juga harus jadi perhatian lebih disamping program diaspora. mau ga mau liga domestik itu mutlak selalu jadi penyokong utama timnas. bukannya malah diabaikan sama diremehin gt.
Daripada rungsing bahas laga kemaren malam ๐ฎ๐ฉ๐ฒ๐พ (28/9), mending bahas ini
Per musim 2026/27 ini operator kompetisi Sepakbola Indonesia, I.League resmi memperkenalkan sistem baru kompetisi usia muda level domestik (Elite Pro Academy atau EPA).
Garis besarnya, jika sebelumnya kompetisi ini keikusertaan tim kontestan terkait dengan tim seniornya, pada musim ini EPA berdiri sendiri secara mandiri.
Perubahan lainnya bisa kalian simak sendiri dibawah ini poin-poinnya ๐
We are growth better and better ๐๐ฎ๐ฉ
Sekadar mengingatkan, kalau mau nunggu hasil dari ini harus konsisten minimal 10 tahun dulu, gak bisa dalam waktu singkat seperti berharap dari hasil naturalisasi pemain keturunan~
@rinalpov@UnitedAsk g juga hrusnya , level kita blm kayak sekarang era STY. Bangun kerangka tim yg solid jauh lebih penting dibanding ngebet piala pada wkt itu. Dan itu yg dilakuin STY cut generation, scout pemain keturunan "Sesuai Kebutuhannya". kerangka kebntk br deh ngebet piala, eh malah dipecat
@azkabdillah ya itu framing dr PSSI sendiri. lihat aja gada samsek dr PSSI yang pasang badan buat STY, malah selalu lempar bola liar. malah supporter yang pasang badan smpe dikata katain ternak tayong. kayak gitu masih nanya "Salahnya PSSI?" ya iya jelas itu salah PSSI.
Mau siapa pun pelatihnya, mau sebanyak apa pun pemain naturalisasi didatangkan, tanpa arah pembinaan yang jelas, kompetisi yang sehat, pengembangan pelatih, dan jalur pemain muda yang terstruktur, sepakbola kita ya gini-gini aja.
@edwinsdinata Pemain grassroot Malaysia Arif aiman, Faisal Halim dan Syihan Hazmi yamg matang di kompetisi domestik Malaysia dan kompetisi asia. Dimana pemain grassroot Indonesia ?
@47pratama@TheSideView_ID sumpah lu ngomong gini? yang NGEBET biar punya legacy, kayak ny ketum federasi kebanggan lu itu deh bukan supporter. smpe berjudi buat ganti pelatih disaat supporter udh pd percaya proses. yang bikin ga maju tuh bukan supporter tp emang pure federasi nya sampah