!2dfess Salutation. A demon who works as a doctor, extending warm greetings to make new acquaintances. No worries—she won’t bite. Click the green button to accept the invitation, or leave your ic for interactions.
CANON
( 🐍 )
"?" Kenapa orang ini menyiapkan semprotan ular, padahal Jonathan disini hanya ingin menyapa. Akhirnya memilih untuk diam di tempat, menonto―melihat gerak geriknya.
Kamu sedikit memiringkan kepala. Ularmu bukan tipe yang suka menyasar... ―atau mungkin, memang ada seekor yang tidak berada di sisimu saat ini, tapi kamu tidak menyadarinya?
"Mereka memiliki ciri-ciri yang seperti apa, nona?―ucap Wilde."
( @theuntoldwaltz )
ah, memang tidak terdengar seperti kabar yang baik, ya. bocchan pun tidak akan senang mendengarnya.
namun, Oscar, Emily, dan Snake —— semuanya, saya rasa ini sudah saatnya kalian tidur. ada kemungkinan juga kau hanya kelelahan, Oscar.
Mendengar pertanyaan, kamu memberi anggukan kepala sebagai jawaban.
"Black dan Finnian memberikan banyak buku bacaan. Sekarang kami sedang menulis ulang buku cerita, yang berjudul Alice in Wonderland.―ucap Wilde."
( @FuntomHakushaku )
@FuntomHakushaku Ketika mendengar suara familiar, kamu menoleh dan berucap dengan nada riang. "Oh, Smile!―ucap Goethe."
"Itu berkat Smile, Black, dan semua orang disini~.―kata Emily begitu." Responmu pada ucapan tuanmu, menerjemahkan desisan ular merah yang melingkar di pundakmu.
@Deal1sm_ "Tentu saja! Aksimu yang tidak bisa ditebak dan selalu berselisih dengan Black juga Smile, membuat kami tidak bisa tenang berada di sekitarmu.―ucap Oscar begitu." ucapmu, masih tidak mengendurkan kewaspadaanmu pada pria berambut abu-abu di hadapanmu ini.
"―?!" Kamu langsung memasang pose siaga, ketika melihat sosok yang berdiri di hadapanmu. Ular-ular yang melilit di badanmu dan di lantai mendesis bergantian.
"Kau!―ucap Donne."
( @Deal1sm_ )
@holymerci Kamu mengangguk. Ular hijau yang tadi berada di lenganmu, saat ini naik ke pundakmu, setelah tidak merasakan adanya kelancangan lain dari pria di hadapanmu.
"Itu asli.―ucap Oscar." ucapmu, menerjemahkan desisan ular hijau, yang merupakan salah satu keluargamu itu.
Reflek, kamu menepis tangan pria di hadapanmu. Ular hijau yang melilit tanganmu, mendesis.
"Oi, jangan menyentuh sembarangan!!―ucap Oscar."
( @holymerci )
!2dfess | canon.
setelah membantumu memungut barang-barangmu yang terjatuh, pria itu segera bangkit, meluruskan kembali kakinya untuk beranjak. “lain kali hati-hati.”
silahkan dibalas atau repost untuk berinteraksi di lain kesempatan.
@Mxgnificence Seekor ular kecil keluar dari belakang telingamu, kamu menunjuknya. "Aku yang bernama Donne.―ucap Donne"
Kamu kemudian menunjuk ular merah yang melingkar di pundakmu. "Dan aku yang bernama Emily~ Salam kenal, nona cantik.―begitu kata Emily."
"Salam, kami adalah pengirim menfess di bawah. Terima kasih telah memberikan reaksi dan berkenan menjadi teman kami. Tidak perlu sungkan untuk mengajak kami mengobrol!―begitu kata Emily dan Donne."