Sumber:
Police Corruption Perceptions Indeks.
Peringkat 1 Asia Tenggara
Peringkat 18 dunia.
Padahal rilis terbaru litbang kompas,kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian mencapai 82,4%.
GILA!!! seorang pendemo di persekusi masal oleh kejati
Rekaman video yang memperlihatkan dugaan tindakan represif oleh oknum pegawai Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara terhadap seorang demonstran viral di media sosial.
Dalam video yang dilihat Kendariinfo pada Minggu (14/6/2026), tampak seorang peserta aksi diseret dan ditarik paksa saat diamankan di lingkungan Kantor Kejati Sultra. Meski demikian, belum diketahui kapan kejadian tersebut. Insiden itu terjadi ketika sekelompok mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejati Sultra.
Ketegangan meningkat setelah salah seorang demonstran berhasil masuk ke area kantor yang menjadi lokasi pengamanan. Saat proses pengamanan berlangsung, seorang perekam video berupaya mendokumentasikan kejadian tersebut. Namun, upaya itu mendapat penolakan dari pihak yang berada di lokasi. βJangan menghalangi-halangi kita kerja pak, lihat pemirsa, pihak Kejati mengahalangi media,β ujar perekam dalam video.
Video yang beredar menunjukkan seorang demonstran ditarik secara paksa menuju bagian dalam kantor. Dalam rekaman itu juga terlihat tindakan menarik rambut dan pakaian demonstran yang kemudian menuai kritik dari masyarakat karena dinilai berlebihan.
*MOHON BANTUAN PENCARIAN KELUARGA KAMI*
Kami memohon bantuan Bapak/Ibu/Saudara sekalian untuk membantu memberikan informasi mengenai keberadaan anggota keluarga kami:
Nama: Andreas Budi Purnomo
Usia: 74 tahun
Sudah agak pelupa (pikun)
Ini bukan soal Teddy Indra Wijaya sebagai pribadi.
Ini soal sistem militer yang lagi dilipet seenaknya.
Begini faktanya:
Bagi lulusan Akmil 2011, seharusnya baru layak Letkol sekitar 2034.
Teddy adalah lulusan Akmil 2011, 2026 udah Letkol.
Loncat 8 tahun!!!
Dan ini bukan sekali.
Naik pangkatnya pakai istilah ajaib:
βkenaikan reguler dipercepatβ
yang bahkan dikritik analis militer kayak Selamat Ginting sebagai gak ada dalam aturan TNI.
Masalah makin serius:
UU TNI cuma izinkan perwira aktif isi 10 jabatan sipil.
Seskab? Gak masuk.
Artinya?
Kalau mau jadi Seskab, harusnya mundur dulu dari TNI.
Tapi ini enggak.
Lebih aneh lagi:
Jabatan Seskab setara eselon 2.
Harusnya minimal Brigjen.
Sekarang malah cukup Letkol.
Belum cukup syarat, tapi sudah duduk.
Sementara itu:
Perwira lebih senior,
lebih lengkap pendidikan,
masih ngantri.
Pesan yang dikirim ke dalam TNI jelas:
Prestasi kalah sama kedekatan.
Kalau ini dibiarkan,
yang rusak bukan cuma satu orang.
Yang rusak: sistem.
Dan kalau militer mulai longgar terhadap aturan dan bisa dilangkahi,
yang kena dampaknya bukan cuma mereka.
Tapi kita semua.
Bismillahirrahmanirrahim.
Hari ini, izinkan saya Ririe, mewakili Ibam dan anak-anak kami, menyampaikan Surat Terbuka kepada Pemimpin tertinggi negeri, Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.
Dengan segala kerendahan hati, kami memohon perlindungan hukum dari ketidakadilan yang kami hadapi. Agar kebenaran tidak dikalahkan oleh hal-hal di luar fakta persidangan. Agar keadilan benar-benar ditegakkan sebagaimana mestinya.
Kami percaya, negara tidak boleh membiarkan warganya merasa sendirian dalam menghadapi ketidakadilan.
Semoga surat ini sampai dan diterima dengan baik oleh Bapak Presiden. Demi keadilan berdiri setegak-tegaknya di negeri ini. Demi hilangnya rasa takut dari mereka-mereka yang dengan jujur dan tulus hendak membantu negara dengan keahlian mereka.
Terima kasih, Bapak Presiden @prabowo ππ»
An Israeli air strike near a mosque in Gaza killed at least five Palestinians, including three children. Videos show a grieving mother and a paramedic discovering a relative among the victims.
gazaupdate: Dana sebesar 17 miliar dolar AS (sekitar Rp263 triliun) yang sebelumnya dijanjikan untuk rekonstruksi Gaza disebut telah dialihkan oleh Presiden AS, Donald Trump, kepada Israel. Dana itu semula diperuntukkan bagi sekitar 350 ribu keluarga, termasuk bantuan tunai sebesar 500 dolar AS dan penyediaan 20 ribu unit hunian sementara, namun dilaporkan belum terealisasi. Pengalihan dana ini disebut terjadi di tengah agresi AS-Israel terhadap Iran, serta disertai dugaan pembatasan terhadap pejabat Palestina dalam pengelolaan bantuan dan urusan Gaza. | Sumber: Press TV (lembaga penyiaran resmi pemerintah Iran) mengutip laporan Al Akhbar, turut dimuat oleh VIVA co id.
BREAKING: The number of Palestinians killed since the start of the Israeli genocide in Gaza on October 7, 2023, has reached 72,549, says the Palestinian Health Ministry.
π΄ LIVE updates: https://t.co/PPwML9auSA