@1 ⊹ .. Archive glitched back to life and 𝗖𝗵𝗿𝗼𝗻𝗶𝗰𝗹𝗲 ����𝗳 𝗖𝗵𝗼𝗲𝗿𝗿𝘆 flickered gently through the static haze. Lead the way, Cherry~ Reinhart Evander is finally here, ready and synced. No way I’m missing this stage! 💬
ᅠᅠ
The curtains rise softly as she steps into purple dreams, musing about you in paradise. This is where her story begins, the 25th stage reverie of the cherry darling. Welcome to 𝗖𝗵𝗿𝗼𝗻𝗶𝗰𝗹𝗲 𝗼𝗳 𝗖𝗵𝗼𝗲𝗿𝗿𝘆! 🍒
ᅠᅠ
@subHolliGaze@Thuyu@sochngbain "buat yang ngga bisa buka qr nya mungkin bisa akses di sini ya [https://t.co/UXfuoQmdHx]
KALAU QR CODE NYA SALAH LINK SUMPIL MAAPIN GUA NGABLU AWOWKWOWKOK"
"Akhir kata dr gua. terima kasih, kami pamit undur diri, segala halnya kami serahkan kembali ke MC"
Akhir bumi tersenyum.
@subHolliGaze@Thuyu@sochngbain Bukan. Bukannya mic tersebut berhasil diberikan kepada Bumi, justru Asa kebingungan mencari kedua abang nya yang ternyata lagi asik motoran di panggung kayak ngga ada dosa.
"NGUEEEENGGGGGGG!! 🏍️🏍️ BROOMM BRooOomm CKriiIitttt 🏍️🏍️💨💨"
@subHolliGaze@Thuyu@sochngbain "Aku ngga banyak banyak dan ngga lama lama buat speech, nanti kalian mengantuk karena besok senin *EHH..
Mungkin semua kalimat dan kata yg mau aku ucapin ke kalian udah diomongin sama bang jalu semua, tapi aku bener bener mau makasih banyak ke kalian semua para Wayfare."
@Thuyu@nakedbiib “Baiklah, sekarang saatnya kita masuk ke segment sedih²nya. Langsung saja Gege Heyu dan Jie Esther, boleh naik keatas panggung ini untuk menyampaikan pesan kesannya.”
Dia terkikik geli. Tangannya memberi gestur mempersilahkan @yqheyu @estheruiyu untuk naik ke pangung.
@Thuyu@nakedbiib Ia dan rekan pemandunya kembali ke tengah panggung. Tangannya memberi gestur memijat kepalanya.
“Aduh, pusing guys. Teh Bibi alias Ayu tingtingnya Wayfare perfomnya sangat DUAR. Terimakasih ya, teh?”
Dia memberikan jempol kirinya kearah Bibi yang berada di samping panggung.
@Thuyu Netra bulatnya menatap kearah jam kecil di lengannya.
“Baik karena sudah jam segini, tandanya kita perlu istirahat dulu nih. Silahkan foto-foto dan makan enak dulu, ya! MC Evander dan MC Saluna akan menyapa kalian lagi di acara utama nanti. Selamat istirahat!”
@Thuyu Ia menunduk kearah kartu panduannya.
“Dan yap. Setelah selesai dgn guest booknya, disana ada adek Shinyu yang siap siaga di area Photobook. Sudah saatnya bagi kalian untuk mengabadikan momen terakhir kita ini, bukan? Haaa … Jadi, ayo samperin Shinyu.”
https://t.co/l8RkcvkDJJ
@HolliGaze As this beautiful day draws to a close, I, (Evander), prepare myself to step away from the comfort of the holiday. With a calm sense of readiness, I return once more to my work and the rhythm it brings.
@Thuyu “Disana ada adek Eunchae yang akan membantu kalian menempatkan kendaraan ‘sakti’ kalian agar terorganisasi dengan baik tentunya.”
Lengan kirinya terangkat, menunjuk kearah Eunchae yang sudah melambai ramah ditempatnya
https://t.co/guTEwcFebO
@Thuyu Kepalaku mengangguk, “Baik karena sudah tahu kami siapa dan untuk apa berdiri di venue utama ini, maka sudah saatnya bagi para wayfare untuk bersiap di tempatnya masing-masing. Bagi yang membawa kendaraan, bisa diparkirkan di lahan yang sudah kami sediakan.”
“Baik, sudahi kenalannya dengan MC ganteng ini sekarang sudah saatnya bagi MC cantik kita Teh Saluna untuk memperkenalkan diri juga dong.”
Dia menyudahi ucapannya bersamaan netranya beralih ke rekan pembawa acaranya, @Thuyu.
@HolliGaze Mikrofon diketuk perlahan lalu diangkatnya,
“Selamat sore, Wayfare sekalian? Berjumpa dengan saya MC ganteng Evander bersama MC cantik kita Teteh Saluna yang akan memandu kalian dalam acara malam ini, yakni ‘Holligaze Farewell Party’. Sudah siap untuk beberapa waktu ke depan?”