1. Bisnisnya mandek kalau gak menjabat.
2. Tiga kali nyapres gagal.
3. Menang karena dibantu dan curang.
4. Food estate singkongnya gagal.
5. MBG-nya babak belur.
6. Urus bencana kacau.
Apa yang bikin kalian percaya dia lebih cerdik dari Trump dan Netanyahu dalam bermain di BoP?
⚠️ Update Siklon Tropis 26 Desember 2025
Halo #SobatBMKG! Saat ini terpantau Siklon Tropis GRANT dan Bibit Siklon 96S yang berpotensi berdampak ke beberapa wilayah.
🌊 Siklon Tropis GRANT
- Gelombang 1,25–2,5 m: Perairan barat Bengkulu–Lampung, Selat Sunda selatan, selatan Banten–Jabar
- Gelombang 2,5–4,0 m: Samudra Hindia selatan Banten–Jabar
🌧️🌬️ Bibit Siklon 96S
- Hujan sedang–lebat: NTB & NTT
- Angin kencang: Pesisir selatan Bali–NTT
- Gelombang 1,25–2,5 m: Selatan Jateng–Jatim, DIY, Lombok–Timor, Laut Sawu
- Gelombang 2,5–4,0 m: Selat Bali selatan & Samudra Hindia selatan Jatim–NTT
Tetap waspada dan pantau update resmi BMKG ya! 🔍
#BMKG
#BibitSiklonTropis
#PeringatanDini
SIARAN PERS
Perkembangan Bibit Siklon Tropis 91S di Wilayah Indonesia, BMKG Imbau Masyarakat Tenang dan Waspada
Sibolga, 10 Desember 2025 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan intensif selama 24 jam terhadap perkembangan Bibit Siklon Tropis 91S yang saat ini berada di Samudera Hindia sebelah Barat Provinsi Lampung. Hasil analisis BMKG, 91S berpotensi memberikan dampak tidak langsung terhadap intensitas curah hujan di sebagian wilayah Sumatra.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengimbau masyarakat agar tetap tenang tetapi waspada. Dinamika atmosfer aktif saat ini mempengaruhi intensitas hujan di wilayah Sumatra, dan Bibit Siklon 91S berpotensi memicu peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, dan Lampung.
“Masyarakat juga harus waspada adanya potensi peningkatan tinggi gelombang di Samudra Hindia mulai dari sebelah barat Nias hingga selatan Banten, serta di perairan Selat Sunda bagian Selatan,” kata Faisal di Sibolga, Sumatra Utara, Rabu (10/12).
Sebelumnya, BMKG telah mendeteksi Bibit Siklon Tropis 91S sejak 7 Desember 2025 pukul 07.00 WIB melalui pemantauan Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta. Sejak awal pembentukan, BMKG melakukan monitoring intensif 24 jam untuk mengamati pergerakan, intensitas, dan potensi dampaknya.
BMKG menegaskan potensi 91S untuk berkembang menjadi siklon tropis dan memasuki wilayah daratan, seperti halnya Siklon Tropis Senyar, berada dalam kategori rendah. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar tetap tenang, tidak panik, dan terus memperbarui informasi cuaca dari BMKG secara real-time.
Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa berdasarkan analisis terkini, pergerakan 91S diprakirakan cenderung bergerak ke arah selatan hingga barat daya mulai 11 Desember 2025 siang atau sore hari. Selanjutnya, sistem diperkirakan mulai menunjukkan pola pegerakan yang konsisten ke barat daya, menjauhi wilayah Indonesia pada 12 Desember 2025.
“BMKG Pusat bersama BMKG Provinsi telah melakukan koordinasi dengan BNPB dan BPBD di wilayah terdampak untuk memastikan langkah mitigasi berjalan optimal sesuai kondisi potensi cuaca yang dipengaruhi oleh keberadaan 91S,” kata Guswanto.
Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, mengimbau masyarakat terutama di wilayah pesisir barat-selatan Sumatra hingga wilayah Banten, untuk mewaspadai potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Untuk sektor pelayaran, perikanan, dan transportasi laut diimbau untuk menyesuaikan kegiatan operasionalnya berdasarkan peringatan gelombang tinggi yang berlaku.
Pun, pemerintah daerah melalui BPBD diminta memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir dan gangguan cuaca lainnya. Kolaborasi lintas sektoral yang solid, adalah kunci utama untuk menciptakan keharmonisan antara sistem peringatan dini (early warning) dan tindakan dini (early action).
“Sinergi ini memastikan informasi ancaman diterima dengan cepat dan ditindaklanjuti secara efektif oleh semua pihak, sehingga mampu memitigasi risiko dan mencapai keselamatan masyarakat secara maksimal,” ujar Andri.
BMKG berkomitmen untuk terus memperbarui informasi resmi mengenai perkembangan Bibit Siklon 91S, termasuk peringatan gelombang tinggi, informasi cuaca harian, dan prakiraan cuaca sepekan melalui seluruh kanal resmi BMKG. Seluruh pihak diimbau untuk selalu mengacu pada informasi yang dikeluarkan secara berkala oleh BMKG.
Biro Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Kerja Sama
Instagram : @infoBMKG
X : @infoBMKG@InfoHumasBMKG
Facebook : InfoBMKG
Youtube : infoBMKG
Tiktok : infoBMKG
hasilnya:
• ribuan anak-anak keracunan
• 13 orang meninggal karena 1312 (selama aug-sep)
• hampir 1000 orang dijadikan tersangka
• tni masuk posisi sipil
• banyak satwa endemik mati
• banjir bandang di sumatra, ratusan meninggal tapi nggak ditetapkan sbg bencana nasional
Indonesia's Mount Semeru has started to erupt. Currently the ash area extends up to FL540 (54,000ft/16,500 metres). More on Volcanic ash advisories (and how to enable them):
https://t.co/LpLvhiEDmi
Belum terlambat, jangan seperti Nepal!
Gunakan nurani mengurus negeri, mumpung rakyat masih memberi kesempatan untuk memperbaiki diri. Momentum selalu tidak datang dua kali.
Kalau lihat gelagatnya sih gak bakalan lama tuh jadi menteri.
Sapah maakkkk.? Ntu yg lagu nya kek koboy..
Titipan mandor tambang rata rata lagu nya kek gitu..kek tikotok.
Gkgkgk🤣😂😜
Menkeu yg baru ini kelihatannya punya beban psikologis. Beliau belum dikenal luas oleh publik, dan menggantikan sekelas SMI. Itu sebabnya dia perlu sampaikan ke publik bahwa dia “jago”.
Selain beban psikologis, pak menteri kita juga belum terbiasa melakukan wawancara doorstop. Baik dari pilihan diksi maupun gestur tubuh, jelas komunikasi publiknya jelek.
Masih ada waktu untuk belajar, tapi mesti belajar dg cepat. Saran saya sih: untuk sementara, jangan banyak bicara dulu ke pers, hindari doorstop wawancara, buat konferensi pers tertulis saja. Nanti salah ngomong, pasar bisa ambruk, dan kalau kesannya terus arogan nanti bikin rakyat ngamuk.
Selamat bekerja Pak Menkeu 🙏🏻
Jurang antara elite dan mayoritas rakyat teramat lebar. Ketika ada tokoh elite menuding kaum demonstran didukung ”kekuatan asing”, mungkin yang dimaksud adalah ”kekuatan rakyat”. Maklum, elite sudah terasing dari kehidupan mayoritas warga bangsa ini.
https://t.co/A5Evw5Ah3B