Video termahal…!!
Namun kejadian kapan dan di mana tidak disebutkan…
Ibu ini berani sekali memvideokan kejadian nyata.
Mana nih, kinerja aparat.
Terang benderang kayak gini.
Nasib tragis menimpa satu keluarga di Solok Selatan, Sumbar (31/5/2026). Gara-gara berani melaporkan kasus pemerkosaan anaknya ke polres beberapa bulan lalu, rumah mereka malah dikepung 15 orang dan diserang secara brutal.
Di dalam rumah cuma ada ibu (ER), suami, dan bayinya yang masih berumur 2,5 tahun!
Mirisnya, pelaku pemerkosaan yang harusnya mendekam di penjara tapi gak ditangkap-tangkap polisi, malah ikutan datang mengepung dan menyerang korban!
Padahal keluarga korban baru aja berani pulang setelah berbulan-bulan kabur, murni cuma mau mengadakan acara akikah anaknya.
Pelaku pemerkosaan bebas berkeliaran dan malahan balik mempersekusi korbannya tanpa takut hukum.
Tolong pak Kapolri, atensi kasus di Solok Selatan ini!
Bantu sebarluaskan video/berita ini gaes agar pelaku cepat diciduk!
Proyek-proyek mubazzir Jokowi yg buang uang rakyat yg perlu diaudit al :
1) puluhan bendungan
2) ratusan embung
3) ratusan kilometer irigasi
4) ratusan ribu ha cetak sawah baru
5) puluhan bandara
6) puluhan pelabuhan
7) Ibu Kota Negara
8) jalan Tol
Prabowo Subianto is centralising power, marginalising opposition and spending beyond Indonesia’s means. He could undo 20 years of economic and political progress https://t.co/f80KbNbU6l
Jaksa Penuntut Umum Roy Riady menyebut perbuatan Nadiem Makarim merupakan white collar crime. Dia menuding Nadiem memanipulasi kebohongan demi keuntungan pribadinya.
~RS
Lampung Selatan- Kasus keker*san seksval terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Lampung. Seorang anak perempuan berusia 10 tahun di wilayah Natar, Kabupaten Lampung Selatan, diduga menjadi korban pencabvlan oleh ayah kandungnya sendiri. Peristiwa ini terjadi saat ibu kandung korban sedang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Taiwan.
Kasus memilukan ini telah resmi dilaporkan ke Mapolda Lampung pada Rabu, 13 Mei 2026, dengan nomor laporan LP/B/358/V/2026/SPKT/POLDA LAMPUNG.
Aksi bejat pelaku diduga telah berlangsung berulang kali sejak pertengahan Januari 2025. Peristiwa terakhir dilaporkan terjadi pada Mei 2026 memanfaatkan kondisi rumah yang sepi. Korban yang selama ini berada di bawah tekanan dan ancaman pelaku akhirnya memberanikan diri menceritakan penderitaannya kepada sang ibu dan keluarga.
Saat menjalani pendampingan hukum bersama tim pendamping, tangis korban pecah akibat trauma mendalam. Sambil menangis, korban terus mengulang pernyataan bahwa dirinya sangat ketakutan dan menolak untuk bertemu kembali dengan ayah kandungnya.
Selain menjadi korban pelec*han seksval, pihak keluarga mensinyalir korban juga kerap mengalami keker*san fisik dari pelaku selama berada di rumah. Seluruh pengakuan korban kini telah diserahkan kepada pihak kepolisian sebagai poin penting dalam proses penyelidikan.
Didampingi oleh tim hukum, pihak keluarga meminta aparat penegak hukum bertindak cepat dan tegas. Keluarga menuntut keadilan maksimal bagi pelaku serta meminta perlindungan penuh untuk memulihkan kondisi psikologis korban yang saat ini mengalami trauma berat.
🚨Bejad!! Ini Wajah Pelaku Pemerkosa Mahasiswi Asal Nunukan, Kaltara Yang Berkuliah Di Makassar 🚨
Jajaran Polsek Tamalate Polrestabes Makassar kini bergerak melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang diduga melarikan diri usai kejadian. “Hari ini kami masih melakukan upaya untuk cari dan tangkap pelakunya,” kata Kapolsek Tamalate, Kompol H. Muh. Thamrin, S.E., M.M., kepada wartawan, Selasa (12/5/2026). Kapolsek mengungkapkan pihak kepolisian juga telah melakukan visum terhadap korban serta memeriksa sejumlah saksi guna mendalami rangkaian kejadian di lokasi. “Saat ini korban telah kami minta keterangannya, maupun saksi-saksi di TKP,” ujarnya. Berdasarkan keterangan saksi bernama Asti selaku pemilik rumah kontrakan, terduga pelaku diketahui menyewa rumah tersebut selama tiga hari sejak Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 08.00 WITA
Jaksa bongkar fakta jejak digital nadiem & “shadow organization”, sdh ada perencanaan sejak lama.
Orang pintar, korupsi pun harus dgn perencanaan matang.
Untungnya Jaksa lebih cerdas bisa ketahui jejak digital yg tertinggal.
Korupsi Berencana = Pembunuhan Berencana ?
Nih bolo buat kelen yg oenasaran kenapa film "pesta bani" di larang
Simak ya biar paham walau belum nonton filmnya
Salam akal waras
Salam ☕️ pahit
====