π¨ DOLLAR TEMBUS Rp18.000?
Mayoritas orang bertanya:
"Bagaimana cara bertahan?"
Orang kaya bertanya:
"Bagaimana cara menang?"
Karena setiap krisis selalu melahirkan dua kelompok:
1. Yang menjadi korban.
2. Yang menjadi pemenang (orang kaya baru).
Thread ini mungkin mengubah cara pandangmu tentang uang. π§΅π
Ketika badai datang,
burung kecil mencari tempat bersembunyi.
Elang justru menggunakan badai itu untuk terbang lebih tinggi.
Dolar Rp18.000 bukan kabar baik atau buruk.
Itu hanya ujian.
Apakah kamu akan menjadi penumpang ekonomi?
Atau pemainnya?
π₯
π¨ DOLLAR TEMBUS Rp18.000?
Mayoritas orang bertanya:
"Bagaimana cara bertahan?"
Orang kaya bertanya:
"Bagaimana cara menang?"
Karena setiap krisis selalu melahirkan dua kelompok:
1. Yang menjadi korban.
2. Yang menjadi pemenang (orang kaya baru).
Thread ini mungkin mengubah cara pandangmu tentang uang. π§΅π
8/
Jika dolar benar-benar menuju Rp18.000,
saya tidak ingin menjadi orang yang berkata:
"Kenapa semuanya mahal?"
Saya ingin menjadi orang yang berkata:
"Untung saya mulai mempersiapkan diri sebelum semua orang sadar."
Di era baru:
Orang miskin bekerja untuk uang.
Orang menengah menabung uang.
Orang kaya memiliki aset.
Dan orang yang menang di masa depan memiliki aset yang bernilai global.
Think global.
Build assets.
Win the game. π
7/
Masalahnya:
Mayoritas orang hanya mengejar kenaikan gaji.
Padahal orang kaya mengejar kepemilikan.
Mereka tidak bertanya:
"Berapa penghasilan saya?"
Mereka bertanya:
"Apa yang saya miliki?"
Karena penghasilan bisa berhenti.
Kepemilikan bisa terus bertumbuh.
6/
Jika saya memulai dari nol hari ini:
Saya akan fokus pada 4 hal.
β’ AI
β’ Personal Branding
β’ Audience
β’ Aset Produktif
Karena dunia sedang memberi hadiah besar kepada orang yang mampu memanfaatkan internet.
Batas geografis perlahan menghilang.
5/
Tapi aset terbaik sebenarnya bukan saham.
Bukan emas.
Bukan Bitcoin.
Melainkan kemampuan menghasilkan uang.
Skill.
Karena skill bisa menciptakan aset.
Sedangkan aset tidak selalu bisa menciptakan skill.
Investasi terbaik tetap ada di kepala.
4/
Jika saya hidup dengan 99% penghasilan rupiah,
saya tidak akan berusaha melawan dolar.
Saya akan ikut memiliki apa yang diuntungkan oleh dolar.
Karena melawan arus ekonomi global sangat sulit.
Lebih mudah ikut menaiki ombaknya.
3/
Saat dolar naik,
pemilik aset global sering kali ikut tersenyum.
NVIDIA.
Microsoft.
Google.
Amazon.
Meta.
Mereka menghasilkan uang dalam ekonomi terbesar dunia.
Bayangkan punya "karyawan digital" yang bekerja untukmu di Amerika 24 jam sehari.
Itulah fungsi aset.
2/
Kesalahan terbesar masyarakat adalah:
Menaruh seluruh kekayaan dalam mata uang yang terus tergerus inflasi.
Mereka bekerja dalam rupiah.
Menabung dalam rupiah.
Menyimpan seluruh masa depan dalam rupiah.
Lalu kaget ketika daya belinya turun.
Padahal permainan sebenarnya bukan uang.
Melainkan aset.
1/
Kalau dolar naik ke Rp18.000,
harga barang impor naik.
Biaya hidup naik.
Liburan luar negeri makin mahal.
Laptop.
HP.
Software.
Teknologi.
Semuanya terasa lebih mahal.
Tapi ada fakta menarik:
Setiap kali ada yang rugi,
selalu ada yang untung.
Pertanyaannya:
Kamu berada di sisi yang mana?
Semngat kerjanya kwan, jika dilingkungan ada yg toxic, sadari bhwa Allah adakan itu untuk menguji kesetiaan dan kinerjamu. #BeWise#BeStrong Orang hebat tidak terlahir dari drama melow but Action π