Percaya gak? Kalo mau jadi lebih beruntung dalam finansial, karir, jodoh itu kamu harus membuang identitas lamamu. Aku dulu selalu kejebak di pekerjaan yg sama bertahun-tahun, ketemu tipe cowo yg sama, temenan sama pembuli dan itu terjadi berulang kali. Dan setelah banyak merenung, aku sadar kalo ternyata yg salah itu aku sendiri. Aku merasa gak layak untuk diperlakukan dgn baik.
Caraku membuang identitas lama dan menciptakan identitas baru :
1. Berhenti mengutuk diri sendiri. Ucapan adalah doa
Ada satu kalimat indah yang bilang begini,
apa yang kita beri belum tentu kembali, tapi apa yang kita beri selalu menunjukkan siapa diri kita.
Dan jujur, kalimat ini menempel di kepala.
Karena ia menggeser pertanyaannya. Dari, “aku dapat apa?” menjadi, “tindakanku ini sebenarnya menggambarkan siapa diriku?”
Kita terbiasa menilai segalanya dari hasil.
Kalau kita memberi waktu, kita berharap ada balasannya. Kalau kita hadir untuk orang lain, kita berharap mereka juga hadir untuk kita. Saat harapan itu tidak terjadi, rasanya mudah sekali mengira kita salah hitung, atau merasa sudah memberi terlalu banyak.
Saat kita memilih sabar di momen yang menguji hati, itu menunjukkan sesuatu.
Saat kita menepati janji, padahal sedang repot dan rasanya tidak nyaman, itu juga menunjukkan sesuatu.
Saat kita peduli pada orang lain, murni karena memang peduli, tanpa agenda tersembunyi, itu pun menunjukkan sesuatu.
Ada usaha yang hilang tanpa tepuk tangan. Ada hubungan yang pudar tanpa penjelasan. Tapi itu tidak membuat kebaikan kita sia-sia. Itu justru membuatnya tulus.
Karena pada akhirnya, kita tidak selalu bisa mengatur apa yang akan kembali kepada kita. Tapi kita selalu bisa memilih apa yang keluar dari diri kita.
💚 aman sangat membingungkan gua sbagai 0jol bingung banget kata tukang parkirnya hrus bayar kalau ga dia ngancem mau bawa bawa orang ormasss njir, lapor ke menejemennya juga lelet keburu orderan telat nanti diperpanjang
Nah ini sampe sekarang konsep go food ini kayak ga pernah ada evaluasi. Jangan lah pakai cod, bayar dulu pakai gopay atau apalah. Jadi tugas driver hanya mengantarkan pesanan aja. Kasian driver nya klo gini terus, udah mah biaya admin dkk naik, waktu kebuang banyak terus dapet bonus kena tipu
Kaka2 klo belom tau, ini disebutnya gangren kering!
Sebab → kehilangan pasokan nutrisi & O2 pd jaringan yg terkena akibat aliran arteri yg menuju jaringan tsb kesumbat, biasanya tanpa infeksi aktif pd awalnya.
Risiko kena gini naik klo kamu:
- merokok
- punya penyakit arteri perifer/PAD
- diabet
- lansia
- kolesterol tinggi
- hipertensi
- kurang aktivitas fisik, jarang olahraga, atau jarang jalan kaki
- obesitas
Kamu sedang mengalami salah satu faktor risiko ini tidak??
Pertamina bilang harga asli Pertalite Rp18.040/liter.
Lo cuma bayar Rp10.000.
Selisih Rp8.040 "ditanggung pemerintah" , alias ditanggung pajak lo.
Kedengarannya heroik.
Sampai lo baca data BPS 2024:
20% rumah tangga TERKAYA Indonesia mengonsumsi 39,99% dari seluruh Pertalite yang dijual.
Senilai Rp41 TRILIUN subsidi rakyat masuk ke tangki kendaraan orang2 yang paling mampu beli Pertamax.
Total subsidi BBM yang salah sasaran? Rp81 triliun/tahun.
Dan Bahlil , Menteri ESDM-nya sendiri , yang ngomong potensi salah sasaran subsidi energi tembus Rp100 triliun/tahun.
Jadi selama ini orang miskin yang nggak punya kendaraan, yang naik angkot tiap hari, ikut bayar pajak buat subsidi bensin kendaraan orang kaya.
Negara mana lagi yang minta rakyat miskin urunan subsidi BBM buat orang kaya, terus bilang itu "keberpihakan pada rakyat"?
🤷♂️
Yang bikin aku kaget waktu itu ternyata selain di Aceh, berlaku juga di daerah lain. Jadi si bpjs nya tuh nempel di NIK, gaperlu bawa kartu bpjs lagi.
Perasaan aku sebagai warga Bandung, batuk pilek aja ke puskesmas bayar 8rebu🥹 eh di Aceh ranap pun gratis🫰
Jadi semua masyarakat yang KTP nya aceh itu gak iuran bpjs sama sekali, tapi dibayarin pemerintahnya. Gak mandang bulu, mau kaya mau miskin semua rata dapet tanpa bayar iuran☝️
KEKUATAN KTP ACEH😱😱😱
Habis resepsi suamiku tumbang, pergilah ke rumah sakit daerah di Bandung langsung masuk ke igd. Aku yang daftarin administrasinya pake ktp doang soalnya gapunya kartu bpjs yang terpisah, jadi dari rumah udah persiapan uang buat bayar berobat atau ranap.
Ternyata pas di administrasi dibilang “oh kak ini ktp aceh, ada bpjsnya yg ditanggung pemerintah jadi gaperlu bayar kalo sakitnya sesuai ketentuan igd”
Trik aku, 23 tahun lalu, menyaring Mokondo supaya husshh..husshh..sanaa
1.Setiap janjian meet up, selalu minta jemput di Salon atau spa.
2.Belum serius, belum ada akses ke rumah, seleksi di luar rumah dulu
3.Setiap aku belanja atau beli2 sesuatu, selalu diajak, tapi aku ga minta bayarin, bayar sendiri.
4.kalau ngajak makan, sy yg pilih tempat nya, kalau dia ga sanggup bayar nya, sy yg bayar.
Kenapa begitu? Sy mau ngasi tau, klo sy ada di posisi itu, sanggup lanjut kan, ga sanggup segera mundur
Sy punya standar hidup, dari single hidup sy udah nyaman, gaji lumayan, dan ga mau jika punya pasangan, malah menurunkan standar hidup sy, minimal setara atau malah meningkat, jd dr awal pendekatan, sy sdh sounding, standar hidup sy dimana, cocok lets go,
ga cocok ga maksa untuk terus maju 😊😊 mumpung baru pendekatan, jd dulu ada bbrp yg mendekat trus merasa standar sy ketinggian dan mereka mundur, mereka pas mundur alasan nya " si susi mah perempuan matre", padahal dia nya yg ga sanggup 😆😆
cc:threadsusibudizahra2
percayalah, jadi cewe yg bisa “kerja” tuh privillege totalllll. otak keasah, ga gabut, bisa manage waktu kerja & istirahat, bisa tetep grow & menghasilkan uang sendiri, bisa berkarya ga ditentukan sm umur.
Mitos2 populer yg masih aja banyak yg percaya:
❌ Mandi malam itu bahaya. Bisa rematik!
✅ Mandi malam justru ningkatin kualitas tidur, bantu ngontrol tensi, dan sama sekali ga bikin rematik
❌ Air rebusan mi instan ga sehat!
✅ Aman kok
❌ Terkilir bisa sembuh klo diurut
✅ TIDAK. Risiko komplikasi bisa meningkat
❌ Makan ikan, luka susah sembuh
✅ Selama ga ada alergi, makan ikan justru bikin luka cepet sembuh
Apalagi dah tuh? 💀
Walaupun dia nyalahi berkali² bahkan dengan ucapan maaf yang kesannya sekedar biar selesai (for me, I never thought it was a genuine apology), but insha Allah gak pernah punya niat buat ngeremehin sejawat (karena orang ini jadi sejawat secara profesional)
This boy went too far. He crossed the line many times, ckck. Thats why I never talk to him esp setelah disrespect yang kesekian kali
.
Diorang ngerasa ke-insult, padahal dia juga pernah ngucapin begitu ke orang secara tiba² daann habis itu dia nge-brandingnya "bercanda"
Guys, ini keren banget.
Akhirnya kita bisa menyaksikan langsung di medsos, kemarahan rakyat kecil terhadap MBG.
Selama ini kita hanya mengetahuinya dari intelektual dan kelas menengah..
Jarang sekali rakyat kecil bersuara terang-lantang di depan media. Mana pakai bahasa aktivis pergerakan lagi. Menentang keras MBG dan bahkan menghujat SPPG.
Ini mematahkan argumen bahwa rakyat kecil sepenuhnya diuntungkan oleh MBG.
Sebagaimana yang disebut-sebut oleh buzzer.
Yang dukung palingan pekerja SPPG doang.