@insurgitate yang selalu dipandang bak dewi itu masih setia mengusap dahi dan sisi wajahmu, seakan-akan mickey adalah suatu media yang rapuh dan berdebu.
di pangkuan melisande, ia menatapmu dengan penuh ketenangan yang memberi aman, ..
@ladjenga wanita yang takkan pernah membuat jengah acapkali engkau memandangnya.
"lihat aku, tara. dan hanya aku. yang mana yang lebih kamu sukai ketika kita berjalan bersama?"
memiringkan kepala, "yang polos atau berani?"
melisande kian mendekatkan diri padamu, sengaja.
"bagaimana dengan warna lipstiknya, tara sayang? kau lebih menyukai warna yang ini atau tadi?" [5/5]
@ladjenga
@ladjenga akan tetapi, melisande bukan ingin mendapat jawaban wistara dari persepektif dimana figurmu memang mengerti sebuah produk hanya karena itu adalah pekerjaan yang lama ditekuni. ia menginginkan jenis penilaian dari sudut mata lelaki yang akan sepenuhnya memandang ia sebagai ..
menantang sebagaimana cara setangkai bunga kepada cakrawala.
"tepat sekali."
lebih mencondong tubuhmu pada lawan bicara, menjamahi tiap lekuk wajah hezekiah dengan indera mata; mulai dari sepasang netra, hidung bangir dan.. bibirnya. ..
@solilokuw + berangsur mendinginโgeram amarah miliknya membatu layaknya salju alpen yang beku abadi. โTak disangka-sangka; cucu seorang Perceval Devon mampu berbicara hal bodoh seperti itu,โ
@kaIasuba tiap embusan napasmu seakan tiupan dewi yang tengah berbahagia, sedang tatapan kedua jelaga itu bagai sebuah ishtar yang berdiri megah nan mendamba untuk dipuja.
"tidak." seharusnya hezekiah mampu melihat keseriusan yang terpancar pada cendayammu. ..
@insurgitate merah yang tergores pada seraut wajah masa muda mickey ialah bukti nyata bahwa kau tak sedang berpura-pura. apabila melisande tengah berada dalam judi, saat ini ia tengah mendapat jackpot.
menjauhkan wajah dengan relung hati yang sedikit mengejek, ..