@ValenteHardy@goFKM Bukan, zaman aku kuliah dulu lagu FE UI yang paling memorable "FE UI goes marching in, all I want to be that number..." itu bergema terus di gedung dan di mana2. Bisa jadi, kamu yang akan memerankan peran kayak aku sama temanku di masa lalu di masa sekarang buat fakultasmu. π«‘
@ValenteHardy --habis kalah di babak semifinal debat OIM UI 2009 langsung meeting sama temenku (yang habis itu jadi ketua BEM FKM 2010) buat ngomongin strategi FKM di OIM ke depannya, lahirlah @goFKM dan Science Fest buat "latihan" persiapan OIM UI bagi FKM. Makanya sekarang FKM punya parade.
@ValenteHardy Dulu terbalik banget, wkwk. Parade FKM? Apa itu? Tidak ada. Pas FKM disebut MC cuma terdengar suara tepuk tangan itupun dari perwakilan beberapa peserta, sementara pas FE UI dipanggil suara nyanyian langsung ramai terdengar, bikin iri. Habis penutupan OIM UI aku yang waktu itu--
@elonmusk I don't care, I don't use Twitter that much, or Instagram, or Snapchat, or WhatsApp, moreover Facebook and Tiktok. Just don't limit Youtube or Spotify once you buy it, I need to listen podcast while working or doing a project.
@SakuraTachiban4@ladybloem@jokowi@nadiemmakarim@gibran_tweet Ingat hal2 ini: beasiswa ada banyak, kampus ada banyak. Dulu aku pernah batal daftar kampus LN karena harus bayar biaya pendaftaran, jadi aku daftar yg gratis2 aja. Aku juga pilih beasiswa yg cover semuanya tanpa perlu aku talangi dulu biaya apa2nya. Perjuangkan, lalu pilih.
@sifa_fauzia@rcahyantari Cip, itu aku udah ganti nama loh di bio. π€ͺ Btw USC kalo diliat2 di peta bisa diitung down under juga deh kayaknya, cuma ya itu, public transportnya susah dan USA memang negara tempat berjuang hidup.
@rcahyantari Coba lagi, dong. Nggak mau coba ke USC, nih? Aku mau belok ke fokus gerontology yang lain. Bener banget, aku nulis buku antologi tentang gerontology di Indonesia juga sampe sekarang masih susah mau follow up-nya.
@pharemort@Danaranindito@risyadts Apa lagi, ya? Sejauh ini dari pengalaman saya persiapan beasiswa bisa disiapkan dgn dana cukup minim. Oya, Kak @pharemort bilang pengalaman saya belum tentu dialami semua orang. Tentu saja. Saya hanya mau bilang, banyak jalan menuju roma, termasuk membantu persiapan beasiswa. π
@pharemort@Danaranindito@risyadts 4. Recommendation Letter π Dari dosen dan/atau atasan. Seharusnya tidak perlu pengeluaran besar untuk ini. Mungkin biaya print? Rp 3.000,00/lembar? Maaf kurang update, sudah lama tidak ngeprint di luar rumah. π Oh, dan mungkin biaya transportasi dari rumah ke kampus/kantor? π€·ββοΈ