beberapa kali ngobrol sm mereka yg suka traveling, salah satunya ada yg kerjanya bartender tp mampu keliling asia tenggara. pas gw tanya emg berapa lama ambil cuti, dia blg sekitar 2 bulanan......πππ
Gw bingung deh, banyak bule2 bahkan Masih muda, mereka udha bisa traveling a lot in many countries, bahkan di negera mereka cuma kerja part time bisa gitu loh,
Sedangkan anak2 muda Indonesia, kaya jarang bgt traveling keluar negri, kalo ga gajinya gede, atau nabung dulu setahun baru bisa,
Apa si bedanya ?
Kadang suka insecure, Selama hidup gw, gw cuma di Indonesia aja jalan2nya nih wkwkw itu pun sambil kerja
cc:threadkawlah_y
@intinyadeh "makanya jgn temenan sm cowo" "makanya pakaiannya dijaga" "kucing dikasih ikan mana bisa nolak" ANJING AJA LU LECEHIN YA BANGSAT, MAU NYALAHIN APALAGI???
"di luar negeri ga enak kemana mana harus jalan kaki" ya krn lu males jalan kaki pas di indo.
"di luar negeri nyewa art mahal bgt" iyalah di indo lu ngegajinya murah
@_afterpartyguy trying to take away women's rights is another form of misogyny,
but sure let's keep supporting and blaming women who feel unsafe with it until men allowed into women's bathrooms > w <
emg apa sih yang membuat perempuan tidak lebih 'perempuan' dari perempuan lainnya? :') imagine living in a world where women only considered as a REAL woman ketika mereka HANYA memenuhi konstruksi sosial tertentu. i thought we're all unique in our own way.
@empty__core mertua jepang belum tentu Islam tapi tau hal kaya gini. yang Islam malah fokus perbanyak istri, nuntut istri buat manut" tok miris banget. ngajak sengsara dengan alibi sederhana. mana kalo dakwa yang di penting soal ranjang terus, bagian nafkah jarang dibahas miris
- Ga bisa menangani bencana Sumatra? Dibelain.
- Keluar negeri terus? Dibelain.
- Kurban pakai APBN? Dibelain.
- Rupiah melemah? Dibelain.
- BBM naik? Dibelain.
- Harga kebutuhan pokok naik? Dibelain.
- PHK massal terjadi? Dibelain.
- Daya beli masyarakat turun? Dibelain.
- Utang negara bertambah? Dibelain.
- Pajak dinaikkan? Dibelain.
- Defisit melebar? Dibelain.
- IHSG anjlok? Dibelain.
- Lapangan kerja seret? Dibelain.
- Investasi mandek? Dibelain.
- Harga beras naik? Dibelain.
- Harga listrik naik? Dibelain.
- Program kontroversial jalan terus? Dibelain.
- Pejabat bikin pernyataan blunder? Dibelain.
- Kritik publik diabaikan? Dibelain.
- Demonstrasi mahasiswa diremehkan? Dibelain.
- Janji kampanye belum terealisasi? Dibelain.
- Menteri bermasalah dipertahankan? Dibelain.
- Kabinet gemuk? Dibelain.
- Anggaran membengkak? Dibelain.
- Kepercayaan pasar turun? Dibelain.
- Rating pemerintah turun? Dibelain.
- Apa pun yang terjadi: Dibelain.
Siapa pun yang mengkritik:
Disalahin.
Sesuci itu kah sosok yg pernah ada ISU HAM ini di mata kalian?