Dengerin omongan dan masukan orang lain itu boleh. Tapi jangan sampe, saking seringnya dengerin saran orang lain, malah lupa dengerin suara hati sendiri.
walaupun banyak orang yang bilang ini pencitraan
tapi ada 3 gubernur yang waktu ada demo
bukannya menghadang pake aparat
tapi menemui para demonstran dan diskusi
prabowo kagak mau nih percintraan doang loh
diantara 3 ini menurut lu mana nih yang oke:
- sherlly gub maluku
- anies gub dki
- ganjar gub jateng
kalian slalu beralasan anies dan ganjar memangnya kalau kepilih bisa apa?
FAKTA : ganjar dan anies bisa ngurus keluarga dgn baik dan benar
FAKTA2 LAIN:
1. Keduanya pernah mimpin kota sbg walkot & gubernur. Anies bahkan pernah jd menteri.
2. Keduanya dr ranah sipil
3. Keduanya ga ada track record pelanggaran HAM or dipecat.
4. Keduanya taat konstitusi
5. Program2nya lebih makes sense & invest ke otak, bukan cm ngenyangin perut.
Istrinya Anies dan Ganjar ibu2 beneran, Bukan ibu2 jadi2an.
Ust. Fatih Karim yg podcast sama Nikita Willy dan Indra : Rasulullah itu jadi suami dulu baru jadi nabi. Kenapa? Karena jadi suami itu laboratorium paling berat bagi laki-laki ya dirumah (tangga)
Gue nemu harga bensin di Amerika langsung dari foto pompa bensin beneran.
Terus gue bandingin sama Pertamax Indonesia yang baru naik.
Hasilnya agak mencengangkan:
Pertamax RON 92 Indonesia sekarang: Rp16.250/L
Bensin setara di Amerika?
Louisiana: Rp17.862/L
Texas: Rp17.391/L
California: Rp28.158/L
New York: Rp21.299/L
Tapi tunggu dulu.
Kalau masukin faktor gaji minimum, ceritanya jadi makin brutal.
Gaji PNS tahun 1990:
Rp 240.000
Setara: 10,9 gram emas
(harga emas waktu itu Rp 22.000 per gram)
Gaji PNS tahun 2026:
Rp 2.785.700
Setara: 1 gram emas
(harga emas sekarang Rp 2.795.000 per gram)
Dalam 36 tahun, gaji PNS nominal naik 11,6x lipat.
Tapi nilai sebenarnya (dalam emas)? Turun 10x lipat.
Ini bukan kebetulan. Ini design.
"orang ingat perasaan, bukan fakta"
iya, yang gw inget perasaan dilupakan, dipinggirkan, didiamkan, dan diragukan. dan itu fakta. rasa dan fakta, haha
give what i can, and get what i... get? 😂
emang kesalahan pertama adalah berharap pada kumpulan manusya, haha
tanya ke ChatGPT:
kamu punya 75 T, kamu bisa bangun berapa kalo alokasi untuk:
1. Sekolah (pake SMAN 8 JKT as reference)
2. Kampus 20 fakultas (pake UGM as reference)
3. RS (pake JIH as reference)
4. Stasiun (pake Manggarai as reference)
5. Terminal (pake Pulogadung as reference)
Berdasarkan putusan terbaru per 12 Mei 2026, Mahkamah Konstitusi menegaskan bahwa Jakarta Ibu Kota Negara Indonesia.
FYI, anggaran untuk IKN per 2025 aja udah 75 triliun. Terus gak jadi apa-apa.
Bisa bangun berapa sekolah itu harusnya😭😭😭
@chitatoasin@txtdarionlshop sementara ada sebuah pabrik yang tunjangan makannya Rp 130.000
apakah per hari? nope, sama kayak yang diatas, per bulan, awokawokaowkaowk
Tato itu "permanen" BUKAN karena tintanya nempel di kulit terus, tapi karena 𝘀𝗶𝗸𝗹𝘂𝘀 𝗽𝗲𝗿𝗮𝗱𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗸𝗿𝗼𝗻𝗶𝘀 𝗱𝗶 𝗸𝘂𝗹𝗶𝘁 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗹𝗶𝗯𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗹-𝘀𝗲𝗹 𝗶𝗺𝘂𝗻.
Jadi saat jarum tato menembus kulit, tubuh langsung menganggap ini sebagai luka dan ancaman asing. Pigmen yang masuk langsung "dimakan" oleh sel-sel imun seperti neutrofil, makrofag, dan sel dendritik.
Tinta tato ini akan bertahan lama di makrofag karena makrofag punya mekanisme "capture–release–recapture" yang membuat tato bisa bertahan lama.
Jadi pas tinta tato itu masuk, makrofag akan berbondong-bondong menelan partikel tersebut. Namun, makrofag tidak bisa mencerna pigmen tinta, karena ukurannya besar dan tahan lama. Akibatnya, makrofag mati, melepaskan pigmen kembali ke jaringan sekitar. Lalu gelombang makrofag baru datang dan mengulangi proses yang sama.
Sederhannya tato "permanen" itu sebenarnya bukan karena tinta nempel terus, tapi karena ada relay makrofag yang terus-menerus mengambil ulang tinta yang terlepas saat makrofag lama mati.
Beberapa penelitian terkini menunjukkan bahwa penumpukan ini bisa mengganggu fungsi imun normal, termasuk respons terhadap vaksin tertentu, serta dikaitkan dengan peningkatan risiko limfoma, yaitu kanker kelenjar getah bening, dan kanker kulit.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
Tattoo ink exposure is associated with lymphoma and skin cancers - a Danish study of twins