Tahun lalu total 5 film Lebaran menjual 20,7 juta lembar tiket.
JUMBO: 10,2 juta
PABRIK GULA: 4,7 juta
KOMANG: 3 juta
QODRAT 2: 2,2 juta
NORMA: 600 ribu
Tahun ini kira-kira bisa total tembus berapa juta tiket ya?
Terpantau sejauh ini:
DANUR 4: 1,7 juta
TASN: 1,1 juta
SUZZANNA 3: 800 ribu
NA WILLA: 500 ribu
SHN: 500 ribu
PDM: 200 ribu
Berasa banget gak sih jomplangnya? 😂😂😂
Daphne: daughter of a viscount and a member of the nobility
Kate: raised as a lady, with an (adoptive) mother who is part of the nobility, supported by Lady Danbury
Penelope: daughter of a lord, part of the nobility
Sophie: a servant
Do you see the differences?
Ini adalah salah satu fenomena yang ditakutkan terjadi di kota-kota sedang sebagai dampak dari pembangunan kota yang tidak merata.
Jogja dari dulu terkenal sebagai kota pendidikan bahkan dari level SMA, tapi karena industri dan kota yang belum bisa mengakomodasi, akhirnya terpaksa mencari di kota yang lebih besar.
Fenomena Brain Drain di Jogja. Alumni sekolah sekolah apik bongso Padmanaba, Teladan, Delayota wes podo minggat nang luar kota kabeh. Saiki sing tinggal yo mung lulusan SMA SMK medioker seng jaman mbiyen sekolah yo mung rakalap. Makane saiki lingkungane ra mashok kabeh vocvoc
Mau tau seberapa besar jurang ketimpangan di Indonesia?
Bayangin ada 100 potong ayam goreng KFC buat 100 orang.
Idealnya, satu orang dapat satu potong.
Tapi di Indonesia:
- 1 orang ambil 50 potong buat dia sendiri
- 9 orang berikutnya masing masing dapat 2 potong
- 40 orang berikutnya harus berbagi 18 potong, per orang bahkan kurang dari setengah potong
- sementara 12 potong ayam sisanya harus diperebutkan 50 orang terakhir, masing-masing cuma dapat suwiran daging yang nempel tulang atau bahkan cuma kebagian tulang yang tercecer.
Ini. Jujur gue ga ngerti kenapa orang-orang mikir bahwa hidup di desa dan homestead/cottagecore life itu 'slow' living.
Kaga ada slow-slownya. Para petani dan peternak di sini dari jam 4 udah bangun. Ga ada cuti. Ga ada hari libur.
Dalam hal berkomentar tanpa filter, warga Facebook amat jauh lebih unggul dari penghuni Twitter/X ini, benar-benar sadis dan seperti obrolan di warkop jam 1 pagi. Di sisi lain, menurut saya Facebook lah yang justru "menyentuh" hampir semua kalangan masyarakat Indonesia, bukan X.
@GGC_Ceria@OryzaHermanto@GoodRecom lebih ke menghormati bokapnya bkn krn diurus, org al el aja manggilnya msh tante. kl diurus tu kaya azriel - ashanty pasti