@ShadowSetter โ
Ia berjalan lebih dulu. Mengantar sang wira tanpa sepatah kata pun, lebih tepatnya ia tak pandai dalam membuka percakapan dan raut wajahnya yang selalu terlihat kesal bisa membuat salah paham. Hanya ada yang ia pikirkan, "Kau mencari stasiun untuk pergi kemana?"
โ
Dirinya sedikit terkejut. Menoleh pada asal suara dengan raut yang kurang ramah, "Stasiun?" memperhatikanmu dari atas hingga bawah, "Kau tinggal lurus lalu berbelok ke kanan. Sekitar lima ratus meter akan ada stasiun."
"Permisi, apakah anda tau arah ke stasiun?" Lagi-lagi Kageyama tersesat menuju suatu tempat yang ingin ia tuju. Jelas, ia memang hanya genius dalam hal voli.
@papillonside โ
Ia mengangguk pelan. Dirinya tak pernah datang ke tempat seperti ini. Paling-paling hanya festival, itu pun dengan kembarannya.
"Aku kemari karena katanya ada pertunjukkan bagus." menatapmu, "Aku bahkan tak menyangka akan bisa bicara dengan penampilnya."
@ShadowSetter โ
Ia berkedip lebih cepat dari biasanya. Memikirkan kembali penjelasannya tadi. Apa penjelasannya kurang jelas, terlalu terburu-buru atau lainnya.
"Errr.. ya aku bisa menggambarkan untukmu atau mengantarmu." Ia menawarkan diri. Toh hari ini ia tak sibuk.
@ShadowSetter โ
Mulutnya membentuk huruf O. Dia tak pernah bertemu dengan atlet sebelumnya. Mimpi apa dia semalam tiba-tiba bisa bertemu begini.
"Aku tidak menyangka bisa bertemu atlet begini."
( Selamat malam, para penulis. Terima kasih sudah meninggalkan jejak di tweet ini, semoga ke depannya bisa berinteraksi banyak dengan Tsukishima!
Mungkin para penulis yang ingin bercakap ringan bisa langsung saja atau kalau mau plot/relasi bisa DM dulu. Saya tidak gigit kok, >