Sama demo, takut.
Sama tenda, takut.
Sama kritik, takut.
Sama lagu, takut.
Sama lukisan, takut.
Sama meme, takut.
Sama media, takut.
Sama sosmed, takut.
Sama warga, takut.
Sama tulisan, takut.
Sama bendera, takut.
Sama stand-up comedy, takut.
Ringkih bener ya?
Pada Juli 2024, Arbaini/dikenal Abah Nateh, aktivis lingkungan yg sangat lantang menentang perluasan perkebunan sawit & pertambangan di Hulu Sungai Tengah Kalsel, dibunuh. Saya sempat jumpa beliau & cerita bahwa sdh biasa diancam krn aktivitas jaga hutan Meratus.
Tujuh anak muda yang bersolidaritas atas kematian Affan Kurniawan menghadapi jerat UU ITE, sementara para ibu setia datang ke pengadilan menyemangati anak-anaknya.
https://t.co/0Dh4Axnu0g
Penangkapan aktivis dan tokoh kritis bakal makin marak pada 2026. Saking seringnya, peristiwa itu akan menjadi hal yang lumrah.
#TempoPlus
https://t.co/VRlLTfS805
Mari kita posting tentang aktivis atau wartawan yang tewas atau hilang, setiap hari. Bisa posting yang sama, asalkan kita lakukan setiap hari, dengan memakai tag di bawah. #aktivishilang#aktivistewas#wartawanhilang#wartawantewas
Alfarizi meninggal dunia di rumah tahanan pada 30 Desember, sebelum sidang vonisnya yang dijadwalkan Januari ini.
Ia sebelumnya ditangkap dalam gelombang demonstrasi di Surabaya pada Agustus 2025.
Apa yang terjadi? Sebuah utas.
https://t.co/ffx2AlvSN1
This country needs a brutal fucking reset, everything’s a complete shitshow, nonstop bullshit piling up n every damn day it just gets more fucked than the last 😀🔫
#intinyadeh Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar atau Uceng yg jg salah satu host film Dirty Vote, dpt teror telepon ancaman penangkapan.
Keterangan Uceng: dpt telepon, suara diberat2in biar kedengeran punya otoritas, nyuruh ke Polresta bawa KTP, klo gak akan ditangkap.
(1/2)