Tina Talisa (mantan presenter TV & dokter gigi) ditunjuk Stafsus Wapres Gibran bidang UMKM, digitalisasi, stunting, & ekonomi syariah — padahal minim rekam jejak di bidang itu. Baru 7 bulan kemudian, sambil masih Stafsus, ia jadi Komisaris PT Pertamina Patra Niaga (anak usaha BUMN energi terbesar). Dua jabatan, dua gaji dari uang negara.
Ini bukan kasus pertama. Sebelumnya ia juga rangkap Stafsus + Jubir di Kementerian Investasi era Bahlil selama 4 tahun. Pola berulang lintas rezim: loyalitas sering mengalahkan kompetensi.
UU BUMN larang rangkap bagi menteri/wamen, tapi Stafsus masih abu-abu. Celah ini dimanfaatkan. Padahal good governance melarang mengawasi kebijakan publik sambil duduk di kursi korporasi yang diawasi pemerintah sendiri.
Sementara UMKM antre KUR ditolak, stunting masih tinggi, rakyat bayar pajak untuk gaji ganda. Yang dikawal bukan rakyat kecil, tapi posisi.
Kita butuh aturan conflict of interest lebih ketat, seleksi berbasis merit, bukan patronage. Transparansi & akuntabilitas harus ditingkatkan.
#TataKelola #GoodGovernance #Indonesia
Dari dua tahun lalu, saya konsisten mengingatkan segenap masyarakat untuk bijak mengelola risiko dan melindungi nilai tabungan kita. Ketika beban utang yang luar biasa diwariskan kepada kita, dan tren kebijakan fiskal semakin tidak terkendali, diversifikasi tabungan – termasuk menyimpan sebagian tabungan dalam mata uang yang stabil (hard currencies) seperti Dollar, Singapore Dollar, atau Euro – bukan lagi sekedar opsi investasi, melainkan langkah penting untuk melindungi keuangan keluarga dan keuangan pribadi.
Perlindungan daya beli ini adalah hak masyarakat. Tentu saja, perlindungan daya beli terbaik tetap berada di tangan Pemerintah melalui perubahan orientasi kebijakan yang fundamental. Tanpa perubahan orientasi kebijakan yang menyeluruh dan mendalam, sulit melihat Rupiah dan daya beli kita bisa pulih.
For the past two years, I have consistently urged the public to prudently manage risks and protect the value of our savings. With an immense debt burden inherited from the previous government, and a fiscal policy drifting further out of control, diversifying our savings – including holding a portion in stable hard currencies like the US Dollar, Singapore Dollar, or Euro – is no longer just an investment choice. It has become a vital step to protect personal and family finances.
Safeguarding our purchasing power is a fundamental right of the people. Ultimately, the best solution for restoring our financial security lies in the hands of the Government through a fundamental shift in policy orientation. Without a comprehensive and deep policy overhaul, it is difficult to see how the Rupiah and our purchasing power can truly recover.
Walaupun AHaYe dah dapat jabatan menko anyway
Tapi ada ga ya sekelebat di benak blio melihat Seus Tiwi belom Sesko dah jadi Letkol
Sedangkan blio dulu Sesko di Forth Leavenworth tapi ga naik2 jadi Letkol
Anak kandung presiden loh. bukan anak ketemu gede
Udahlah kita didzolimin pemerintah, pas rupiah melemah kita pula yang disalahin sama buzzer. bukannya introspeksi diri, malah ngotot ngata2in. Selamat nyebokin pemerintah deh
@ph4n_@rykarlsen We also should lump something, nordic (finland) and scandinavia (denmark, norway dan sweden) itu banyak bgt di sokong sama global south untuk pekerjaan kotornya. They look happy etc, karena itu (salah satunya)
Presiden Finlandia Alexander Stubb.
- Bisa Finnish, Swedish, English, French, and German.
- Phd.
- Triathlete.
- Sudah menghasilkan sekira 20 buah buku dan hasil karya tertulis tentang hubungan internasional.
- Kebijakan LN bagus.
- Sempat hadir di acara baca buku untuk anak🥳
gue cukup pede untuk bilang bahwa gue “mampu”. ada privilege dari pekerjaan gue sebagai musisi—yang, puji tuhan—berhasil dan uangnya lebih dari cukup.
akhir-akhir ini gue merasa terdampak dengan kenaikan harga barang-barang karena rupiah yang melemah.
kalau gue aja terdampak, gue gak kebayang kalian bakal gimana. serem.
bener kata tu orang. ikan busuk dari kepala. bawahnya mau diapain pun gak akan guna, karena yang busuk dia sendiri.
Indonesia bukan negara religius btw. Indonesia negara klenik wkwkkwkw
Anyway doa itu emg senjatanya orang muslim. Tapi memang perlu mindset yang benar saat berdoa. Harus paham bahwa hukum alam dunia itu tetap berlaku, sebab-akibat perlu dipertimbangkan.
Usaha & doa beriringan.
temen temen disabilitas simply existing udh jadi bahan bercandaan (yg ga lucu itu), pas berkarya pun masih diginiin…
support mereka yuk? show them dibalik orang2 itu masih ada kita yg siap support 🫂
“Tapi gay haram” lu kerudungan, pacaran, ngomongin mau cuddle dan ciuman 24/7. yang lain lagi pemabuk, seks bebas, narkoba juga, jual diri online ga kalah lupa. mendingan kata gue urusin aja dosa masing masing. we are all sinners, all of us sin differently.