isi yapping prabowo hari ini dalam acara munas NU:
- sapa menyapa 5 menit
- saudara saudara sekalian 3x
- Syok & sedih setelah jadi presiden kondisi negeri
- saya melihat sendiri betapa besar kekayaan negara yang hilang/bocor
- Kekayaan mengalir ke luar negeri
- selama 34 tahun rugi 908 miliar dolar (Rp15.000 triliun)
- antek antek asing makan duit kita terus
- Kebocoran sekarang sekitar Rp2.500 triliun per tahun sedang diperbaiki
- Sudah rebut kembali 5 juta hektar kebun sawit ilegal & tutup ratusan tambang liar
- Pemerintahan saya wajib bersih dari korupsi
- saya usahakan satu pun tidak ada korupsi lagi
- tidak ada negara yang selamat kalau sumber dayanya diambil terus
- NU diminta mengerti kondisi ini karena ulama paling dekat dengan rakyat
- tolong ulama agar dikondisikan rakyat juga mengerti
menteri HAM piga bilang polisi bubarkan demo mahasiswa di bundaran HI itu wajar karena:
- Bukan pembatasan hak, tapi pengaturan
- Bundaran HI itu jalur ekonomi strategis, banyak hotel, takut macet
- demo "boleh", asal jauh-jauh dari pusat kota dan media
- kasih rekomendasi demo di lapangan banteng
Boleh gak kesel karena ngeliat ternyata banyak yg nonton dua hari. Mau bilang gue iri mah terserah, tapi knowing how hard it was to get the ticket dan masih banyak yg belom dapet terus pas ada add show you were like "Ikut lagi aah, walau pun banyak fans lain yg belum dapet 🤗"
Bener kata bang Pandji. Orang ini dari kecil hidup dari keluarga kaya yg membuat tidak ada org yg berani mendebat dia, semua keinginannya pasti dituruti. Saudara, ART, dan temannya pasti mengiyakan dia. Mungkin cuma orang tuanya yg bisa bilang 'tidak' ke dia (itupun kalo orang tuanya tegas).
Ditambah dia masuk militer yg emg sistemnya 'siap ndan'. Semua hal dilakukan atas perintah atasan, bukan hasil duduk bareng dan saling challenge pendapat seperti di lingkungan kampus.
Udah gitu jadi ketua partai pula. Tau sendiri partai di Indonesia itu fanboy club. Ngga ada ideologi tapi semua arah partainya ditentukan tokoh partai tersebut. Hampir semua bawahannya pasti ABS.
So, selama dia hidup ngga biasa dgn kritikan. Karena dia biasa diiyain segala keinginannya. Sampai pada titik dia jadi presiden. Yg mana presiden adalah jabatan publik. Banyak org yg mengawasi dan mengkritik.
Alhasil pas jadi presiden ya begini. Kaget kalo ternyata dia bisa dikritik orang banyak dan dihajar kanan kiri. Jadi lgsg cap yg kritis itu nyinyir, antek asing, musuh negara, dll.