kayaknya definisi sukses Gen Z mulai berubah.
dulu: jabatan tinggi, rumah besar, mobil mahal.
sekarang:
- kerja yang gak bikin burnout
- penghasilan cukup
- punya waktu buat orang yg disayang
- bisa traveling
- tidur tanpa overthinking
kita cuma pengen hidup yang tenang.
gw rasa jakartans gaakan paham rasanya pindah dari kota yg apa2 sulit ke kota yg apa2 ada... ada rasa iri yg guede bgt... i even developed a sense of inferiority .....
Wargaaa, aku dapet offering kerjaa 😭 Gajinya 2x lipat, bahkan 3x lipat dari gaji aku sekarang. Bonusnya juga bejibun.
Terus aku baru masuk Senin, dia bilang, “Kalau kamu butuh buku catatan dan alat tulis, minta ke GA ya.”
“Mobilitas kamu pakai apa? Kalau ojol nanti direimburse aja.”
Ada alternatif MT yang gajor. MTnya Philip Morris karena gajinya 15-18 juta. Jaman gw sih MT paling susah masuknya, ODP bank, Unilever dan Nestle lewat susahnya..
aku pernah dibilangin sama temenku, kalo lagi ngerasa kosong / lost spark tuh kuncinya mesti punya CURIOSITY terhadap sesuatu.
dari hal yang simple misalnya tertarik ngulik soal tontonan film atau series, belajar suatu informasi yang baru, atau explore lagi hobby yang sempet ketunda…
tapi paham juga sih, untuk bisa “punya” curiosity ini adalah sebuah privilege… bisa punya banyak waktu luang untuk explore sesuatu aja udah hal yang mewah buatku.
Best career advice that I can give: Don't ever attach yourself to a person, a place, a company, an organization or a project. Attach yourself to a mission, a calling, a purpose ONLY. That's how you keep your power & your peace. It's worked pretty well for me thus far.
Gue belajar sesuatu dari psikiatris:
Kalau kita tipe yang gampang baper, suka menyendiri pas lagi stress, terus punya sifat perfectionist, tapi di saat yang sama suka nunda-nunda kerja, artinya kemungkinan besar kita punya ‘inner child’ yang terluka dan trauma dari masa kecil. Biasanya muncul karena perasaan ditinggalin, ditolak, atau merasa gak dihargai. ❤️🩹
ini sangat amaaaat benaaar!!! kurangin screen time and go touch some grass 😭 olahraga, baca buku, introspeksi, ibadah sunnah, ngaji, journaling, or just have some simple fun like play games, ride your bike keliling komplek, whatever gets you off the screen for a while.
because when you spend too much time online, your brain starts living in other people’s narratives. you overconsume, compare, react, and somehow everything feels like a problem. insya Allah, the more you actually live your own life, the less your socmed becomes a dumping ground for complaints. at some point, you’ll have stories, growth, and reflections to share, not just things to rant about.
Setuju, yg inggrisnya masi kureng kaya gue dulu, bikin aja script interview, terutama tell me about yourself, jawab pake STAR method.
Kalo perlu d print, latihan dibacain terus sampe keliatan kaya fluent guys.
Jgn lupa belajar juga, yg dibutuhin company yg manggil kita interview, mereka butuhnya apa, fokus jadi value provider atas needsnya mereka.
Terus siapin pertanyaan lain, why do u want to join us dll.
Di siapin, di hafalin ya guyss goodluck.
Temen2 europe timur gue malah lebih banyak yg inggrisnya tidak lebih baik dr temen2 indo :)).
Semangattt
Apply for jobs, apply for scholarships, apply to further your studies. Go to the interviews, complete the assessments, do it for the plot. Opportunities favor those in motion.
Sekarang mau keluar juga susah kak. Aku dua kali dihubungi HR Malay, 1 Philippines, 1 Bulgaria.
Intinya mereka bilang gini : " karena iklim ekonomi dan politic Indonesia yang lagi gak bagus, kita agak kesusahan urusin visa kamu. Sorry banget gak bisa lanjut"
Mereka yg butuh orang kita aja kesusahan buat mindahin kita ke negara mereka sekarang.
Kecuali emang udah di level specialist yang gak bisa dicari lagi baru bisa.
jangankan yang baru mau apply, aku kak, udah kerja remote sama company Malaysia selama 5 tahun tapi masih gak selamat dari politik indo wkwkwk
di company tempat aku kerja, semua staff indo diPHK termasuk aku. padahal kami slalu achieve KPI, masing2 dari kami udah punya penghargaan dari kantor.
alasannya bukan soal skill kami, bukan juga kesalahan kami. tau alasannya apa? HR kantorku blak2an bilang di grup “kami khawatir liat politik indonesia” 🙂
kerasa banget cari kerjaan sekarang sesusah itu, ditambah keadaan politik indonesia bikin kita makin susah buat tembus ke luar.
Ga usah kecintaan banget sama cowo.
Dia ga ngabarin bodo amatin, diia ga call kamu jg bodo amatin, dia follow cewe cewe di IG biarin, dia chatan sama siapapun juga di iyain.
tau ga kenapa harus di bodo amatin semuanya?karena cara mencintai laki-laki itu cuma satu, dengan tidak mencintainya
Sampe sini paham??
Kasih makan egonya aja, cukup di hormati jangan dicintai. cintai diri sendiri lebih bahagia.
untuk perempuan yang ga sengaja baca tweet ini, nanti kamu akan menjadi wanita karir dengan gaji dua digit perbulan, high value woman, seorang anak yang menjadi kebanggaan orang tua, seorang ibu yang sukses, istri yang solehah, positif vibes dan wanita yang sangat berbahagia.