Video ke 2 gua record tepat setelah pemakaman. Semua punya pemikiran yang sama kalau Marapthon tidak akan terjadi atau the least semua plan dan jadwal mundur. Which is wajar dengan semua yang tau sifat gua yang seperti dulu dan ditambah situasinya lagi seperti itu.
But nah babe. I will do it in sadness. I will do it bleeding. I'll crawl. I will do it dying. I will keep my promises.
Reza yang biasanya, dengan mudahnya akan mundur dari segala plan.
Arap yang biasanya, hanya akan memikirkan ego dan perasaannya.
YB sebelum sama Lula, tidak akan peduli dengan apapun.
Tapi apa yang dia ajarin ke gua selalu terngiang2 di kepala sampai hari ini.
"Kamu mau ngeluh juga buat apa sayang? Mau ngeluh atau engga, kan memang harus kamu jalanin. Liat aku. I want to see you win in life. Sayang, aku mau kamu punya rumah lagi."
Oi, pendek. You wanna see me win in life? I will win. Kanarazu katsu.
08
02
26
MARAPTHON
"THE LAST TALE"