Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Slamet Suradio (Mbah Slamet), masinis legendaris dari KA 225.
Sejarah takkan pernah melupakan Tragedi Bintaro 1987 yang kelam, di mana beliau merasa tidak pernah mendapatkan keadilan yang semestinya sebagai masinis selama hidupnya.
Kini, biarkanlah beliau beristirahat dengan tenang. Semoga beliau mendapatkan keadilan sejati di hadapan Tuhan Yang Maha Adil. Terima kasih atas segala dedikasi dan pengabdian panjang Bapak di dunia perkeretaapian Indonesia. Doa terbaik kami menyertai almarhum dan keluarga yang ditinggalkan, amin ๐๐ป ๐ฅ๐๏ธ
Makin kesini makin sadar kalau lagi capek fisik dan mental tuh dikasih kata-kata semangat kadang malah makin eneg.
Kita cuma butuh validasi keadaan dan ditemenin misuh terus dibilangin "iya emang tai", itu jauh lebih ngebantu wkwkwk.
sejak hari itu, aku kehilangan banyak harapan. semua hal yang tersusun rapi, seketika runtuh, dan berantakan. sementara aku, tidak punya lagi tenaga untuk menata kembali. aku hanya merasa bahwa aku masih hidup, dan entah bagaimana caranya aku harus bertahanโitu saja.
โInnama amruhu idza araada syaiโan ayaquula lahu kunfayakunโ
Ya Allah jadikanlah segala sesuatu yang sulit menjadi mudah, yang belum tentu menjadi pasti, yang tidak mungkin menjadi kenyataan.
โbaju yang di pakai itu-itu ajaโ
โtempat yang di tuju itu-itu lagiโ
โmakanan yang di makan itu-itu muluโ
simple, karena dia udah merasa cukup dan nyaman, juga enggak akan pernah bosan sama apa yang dia cintai!