ada teori gila nih soal gaji manager kopdes:
- sengaja di tanggung APBN hanya sampe 2028
- dekat dekat pemilu 2029
- kalo prabowo tidak menang di 2029
- maka mereka berhenti/ tidak di gaji
- makanya ada teori ini akan jadi boomerang bagi manager kopdes
- mau tidak mau mereka harus pilih prabowo
- bahkan gilanya ikut jadi timses buat menggaet suara
- soalnya jika prabowo kalah = nasib mereka di pecat
- ini juga berlaku buat program lainnya
3 kontroversi Mentri PU
- Surat dinas keluar negeri bareng anak pas final piala dunia di Amerika
- Batal, langsung terbang ke aceh, karna melihat jembatan hasil patungan warga, yang diblokir karna tidak sesuai standar
- Keponakan titipan menjadi direktur Ptpp sebelumnya sales
Trivia menarik : Nepotisme itu berasal dari Bahasa Latin NEPOS yang artinya KEPONAKAN
Secara Harfiah maupun Kiasan, yang dilakukan Menteri Pekerjaan Umum ini adalah CONTOH NYATA NEPOTISME - Pengutamaan Keluarga dalam hal ini Keponakan 🤣
ℹ️: jefr.i5164
Menteri PU Lebih Kejam dari Fir'aun.
Bayangkan wak, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah mengabdi selama 27 tahun 3 bulan separuh hidupnya diabdikan untuk negara tiba-tiba dihancurkan begitu saja hanya karna beliau ungkap kebenaran.
Beliau dari jabatan Eselon III-a yang terhormat, ia dimutasi ke Maluku Utara dan jabatannya diturunkan drastis menjadi Pelatihan Teknis, setara golongan 2d. Penghargaan, pengalaman, dedikasi, dan masa baktinya diinjak-injak hanya dalam satu keputusan
Ini bukan mutasi biasa. Ini penghukuman. Ini perlakuan yang bahkan Fir'aun pun geleng geleng wak.
Semua ini terjadi karena kezaliman Menteri PU. Seorang pemimpin yang seharusnya melindungi dan menghargai pengabdian justru menjadi penghancur karir dan martabat anak bangsa.
Keadilan di mana? Hormati pengabdian ASN, atau mundur saja.
Tolong kepada @DivHumas_Polri@KejaksaanRI dan @KPK_RI periksa menteri PU ini.
Menteri PU Lebih Kejam dari Fir'aun.
Bayangkan wak, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah mengabdi selama 27 tahun 3 bulan separuh hidupnya diabdikan untuk negara tiba-tiba dihancurkan begitu saja hanya karna beliau ungkap kebenaran.
Beliau dari jabatan Eselon III-a yang terhormat, ia dimutasi ke Maluku Utara dan jabatannya diturunkan drastis menjadi Pelatihan Teknis, setara golongan 2d. Penghargaan, pengalaman, dedikasi, dan masa baktinya diinjak-injak hanya dalam satu keputusan
Ini bukan mutasi biasa. Ini penghukuman. Ini perlakuan yang bahkan Fir'aun pun geleng geleng wak.
Semua ini terjadi karena kezaliman Menteri PU. Seorang pemimpin yang seharusnya melindungi dan menghargai pengabdian justru menjadi penghancur karir dan martabat anak bangsa.
Keadilan di mana? Hormati pengabdian ASN, atau mundur saja.
Tolong kepada @DivHumas_Polri@KejaksaanRI dan @KPK_RI periksa menteri PU ini.