Mudik solusi instan. Pemerataan lapangan kerja, pemerataan upah yg layak, pemerataan transum yg inklusif dan terintegrasi, pemerataan ekonomi, dan pemerataan pemimpin yang pintar dan adil lebih sustainable.
Yaa sehari-hari kerjaannya juga gini doang kan cuma packing ngumpulin menu-menu makanan jelek yang harganya di-markup itu😍
Serunya menikmati hampers hasil kerjaan najis dan disumpah-serapah orang😍
Pernyataan bahwa MBG tetap dibagikan saat libur Lebaran bahkan dimajukan tanggal 17 Maret terdengar lebih seperti kepanikan proyek daripada kepedulian program.
Libur sekolah, anaknya di rumah.
Tapi MBG tetap harus jalan.
Kenapa?
Karena kalau berhenti seminggu saja, rantai bisnisnya ikut libur.
Kalau memang tujuannya membantu gizi anak, kenapa tidak diberikan tunai saja ke orang tua?
Lebih sederhana.
Lebih fleksibel.
Lebih masuk akal.
Tapi tentu saja…
kalau tunai, terlalu banyak pihak yang kehilangan “jatah operasional”.
Jadi jangan heran kalau program ini dipaksa tetap jalan bahkan saat libur.
Karena yang takut “anak kehilangan gizi” mungkin sedikit.
Yang takut aliran uang berhenti seminggu, kemungkinan jauh lebih banyak.
Singkatnya:
Ini bukan lagi soal makan bergizi.
Tapi soal proyek yang tidak boleh berhenti, bahkan saat sekolah libur.
Ibu bapak yang punya anak, tolong bocahnya diajarin bahwa minta maaf itu kewajiban ketika berbuat salah, bukan hukuman. Biar nantinya ga bodo dan jadi polisi.
Ini bener banget. Rakyat Indo tuh banyak yang nerimo karena most of us don’t really get the chance, to access the info, to know how people in other parts of the world are living their lives. Jadi banyak yang ngerasa everything’s fine in our country, while in fact…
rela ke neraka demi anak…. Even in the after life she decided to once again put someone else first. @kemkomdigi every blood that came from judol is the consequence of your incompetence
#intinyadeh Iko Juliant Junior, mahasiswa Unnes, tewas mencurigakan.
> Iko ke Polda Jateng utk jemput temen2nya yg masih ditahan
> Lalu gak ada kabar
> Keluarga dpt info Iko kritis di RS
> Abis operasi, ngigau, "ampun pak, tolong jgn pukuli saya lg" 3x
> Iko meninggal
(1/2)
We met @AndovidaLopez among the protesters yesterday at the front of the @DPR_RI building and he shared his views with @RT_com.
“This has been a culmination, a culmination of bad policy, near empathy, no empathy from the people who are saying, bad communication from the government, efficiency to the bottom, but the top is still going abroad, without whatever how much budget they have. This is not a specific moment. Yes, Afan Kurniawan's death, when he was rolled over by the tank, gave the light to the fire, but that light to the fire isn't something that was instantaneous. It was something that was built over time. And if you want to distill these actions, these demands, in three words: transparency, reformation, and for God's sake, some empathy.”