#JOSHUA#조슈아 saythename_17 insta
"Precognitive dream #2 💭 drink as a present"
😇: for now..
Q: what will Joshua who received a drink as a present from Jeonghan say?
😇: I think he will go 'oh!' and say 'so nice'
😇: Shua-ya I bought this drink for you. It's that thing where you have to down it in one go
🦌: down it in one go..
😇: how is it? My little something for you
😇: oh oh Adam's apple, Adam's apple! How is it how is it how is it?
🦌: umm.. delicious
😇: you're thankful right
우지가 살린 사람 진짜 많을 거야 삶이 너무 버겁다가도 다음 앨범이 기대돼서 조금만 더 버텨보자 다짐하고 그 다음 또 다음 앨범을 기약하면서 더 살아내고 전역하면 얼마나 더 다양한 시선의 곡이 나올까 기대하면서 기다리는 중 우지는 내 피폐한 정신머리 치유해주고 수명 연장해주는 명의시다
This incel who shared Woozi's video and slandered him, saying he is full of himself because the people he interacted with weren't his fans, is now protecting their account. And before they locked their account, they said something like, “there's a real human behind an account. Stop harassing and mocking me.”
I mean... ironic... their tweet reached 5 million views, and the majority of the engagement the tweet gained is mocking Woozi for doing nothing. He got malicious comments, those entities treated him like he isn't a human, even sending him death threats.
And once people came to them and give this stupid ass the same treatment the same way those incels treat Woozi, they suddenly remember they're also human and start begging to be treated like humans, yet never even once, these weirdos treat Woozi like a human?
Akan gue jelaskan dengan bahasa bayi.
Tanggal 3 Oktober, @yuu_uu_0 bikin tweet untuk mocking Woozi. Tweetnya viral.
Tanggal 19 Oktober, akun ini buat tweet lain, fitnah Woozi dengan video yang dimute seolah-olah dia kepedean bicara sama fansnya, padahal itu fans Youngdae dan Geonhee.
While in fact, video aslinya berisik dengan suara Carats dan dia minta fans untuk tenang karena mereka semua ada di depan mobil, takut ada insiden.
Selama festival, fans dari fandom lain yang datang ke acara itu pun mengklarifikasi kalau memang Carat yang datang buat lihat Woozi itu banyak banget dan Woozi selalu minta fans tenang karena:
1. Festival ada di lingkungan dekat pemukiman.
2. Dia minta Carats nggak teriakin namanya selama penampilan tim lain berlangsung untuk menghargai yang lain.
3. Dia minta Carats tenang supaya fans tertib.
Tapi tweetnya viral, engagement 5M. Woozi dihujat, difitnah, dihina, disumpahi mati. Ada yang sampai buat parodinya di Instagram. Beritanya juga didaur ulang nih nih sama akun centang biru brengsek lainnya untuk dapat uang (haram) @Fatahilah03.
Setelah itu, OP buat tweet untuk bilang kurang lebih, “Di balik setiap akun, ada seorang manusia yang hidup.” Dan dia minta supaya orang-orang nggak menghujat dia.
Lalu dia kunci akunnya. Yang kemudian, setelah akunnya dibuka lagi, ternyata dia sudah hapus tweet tanggal 19 Oktober dan beberapa tweet partnership dengan brand.
Orang-orang mulai cari tahu. Dia hapus-hapusin jejak digitalnya karena akhirnya ketahuan brand apa aja yang kerja sama dengan akun ini.
Ini daftar brandnya:
@propermarket_@yao_kr_official@Cloop_official@lagomcosmetics
Kaitannya apa sama brand? Akun ini selalu pakai pattern yang sama. Mereka hujat artis atau idol, viral, dapat engagement, dapat uang dari blue check, dan menaikkan traffic akunnya supaya brand-brand yang collab sama dia kebagian jatah engagement juga, alias dilirik orang yang mampir ke akunnya.
On the other hand, brand-brand ini tahu cara kerja akun ini, tapi tetap kerja sama. Yang artinya, mereka tetap memilih cara promosi dengan mengorbankan hidup orang lain yang sama sekali nggak bersalah.
K-Carats dan Knetz, mulai boycott brand-brand di atas, report semua tweet mereka ke https://t.co/7RySSnfGEP, dan naikin tweet untuk Protect Woozi ke @pledis_17@pledis17_STAFF .
So, we can do the same thing, guys.
sesimple memahami turunkan biaya hidup aja ga bisa, malah di belokin ke gaya hidup dengan alasan “kamu protes soal biaya hidup tapi kamu masih nongkrong, beli produk mahal, dan lain-lain. gaya hidupmu tuh di turunin”.
beda konteks ya. kalo ada yg mampu mengeluarkan uang untuk kebutuhan tersier bukan berarti ga punya hak untuk protes atas kebutuhan primer yg semakin tinggi.