Kenapa rezeki dia lancar?
Kerana dalam setiap doa nya selalu membaca:
Ya Allah, Ya Rahman Yaa Rahim, Jadikanlah setiap langkahku adalah Ibadah,
setiap usahaku adalah rezeki,
setiap ujianku dijadikan sebagai penghapusan dosa,
karuniakan lah kepadaku rezeki yang melimpah ruah seperti air zam - zam yang senantiasa mengalir.
Guys lu pada tau gk?
kenapa sih Yakult dari dulu sampai sekarang pakai ibu-ibu untuk jualan door to door?
Dan kenapa strategi ini masih jalan sampai hari ini?
Ini bukan kebetulan.
Ini strategi bisnis yang sangat dipikirkan.
Yakult Lady istilah resmi untuk tenaga penjual Yakult adalah model distribusi yang Yakult bawa dari Jepang sejak pertama kali masuk Indonesia.
Dan sampai sekarang masih dipertahankan.
Bukan karena tidak ada opsi lain.
Tapi karena memang bekerja.
Kenapa ibu-ibu?
Ada tiga alasan yang masuk akal:
Pertama image yang selaras dengan produknya.
Yakult menjual kesehatan keluarga.
Dan dalam struktur keluarga Indonesia siapa yang paling peduli dengan kesehatan anggota keluarganya? Ibu. Ketika seorang ibu datang ke depan pintu dan menawarkan Yakult pesan yang tersampaikan bukan sekadar beli minuman ini.
Tapi sesama ibu, saya peduli kesehatan keluarga kamu.
Kedua faktor kepercayaan dan rasa aman.
Bayangkan seorang pria asing datang door to door ke rumah ibu-ibu. Pintu tidak akan dibuka. Tapi ketika yang datang sesama perempuan ada rasa aman yang natural. Transaksi bisa terjadi bukan cuma karena produknya bagus, tapi karena ada trust yang terbangun dari kesamaan.
Ketiga simpati yang menggerakkan keputusan beli.
Melihat seorang ibu berjualan dari pintu ke pintu ada rasa ingin mendukung. Bukan kasihan yang merendahkan, tapi empati yang mendorong aksi. Dan itu powerful dalam keputusan pembelian.
Dan model ini bukan cuma soal jualan ini soal dampak sosial.
Yakult Lady bukan karyawan kantoran.
Mereka mitra distribusi yang bekerja dengan jam fleksibel bisa tetap urus anak, urus rumah, tapi tetap punya penghasilan sendiri.
Di banyak keluarga di Indonesia penghasilan Yakult Lady bukan penghasilan sampingan. Itu yang biayai sekolah anak. Yang biayai kebutuhan sehari-hari. Yang memberi ibu-ibu itu kemandirian finansial tanpa harus meninggalkan perannya di keluarga.
Dan tweet tadi membuktikan itu.
Satu orang bisa kuliah karena ibunya jadi Yakult Lady.
Ini mirip dengan strategi Paragon induk dari Wardah, Make Over, dan Emina.
Beauty Advisor Wardah harus berhijab selaras dengan brand identity-nya yang modest. Beauty Advisor Make Over tampil profesional dan stylish sesuai positioning-nya yang premium. Beauty Advisor Emina terlihat cute dan muda karena target pasarnya remaja.
Setiap brand pilih wajahnya dengan sangat sadar. Dan wajah itu bukan sekadar estetika itu strategi komunikasi yang langsung.
Apakah efektif?
Yakult sudah ada di Indonesia sejak 1991. Lebih dari 30 tahun. Dan model Yakult Lady masih berjalan sampai sekarang.
Di era digital di mana semua brand berlomba-lomba ke marketplace dan social media Yakult tetap mempertahankan distribusi door to door. Bukan karena tidak mampu beradaptasi. Tapi karena koneksi manusia ke manusia yang Yakult Lady bawa tidak bisa digantikan oleh algoritma.