Empat bayi harimau Sumatra muncul untuk pertama kalinya di hadapan media di Taman Safari Prigen.
Kelahiran empat bayi ini, tiga jantan dan satu betina, jadi bukti keberhasilan program konservasi hewan yang terancam punah ini.
Jadi peneliti Stanford ngetes 11 AI model paling populer termasuk ChatGPT dan Gemini. Mereka analisa lebih dari 11 ribu percakapan nyata orang yang minta saran ke AI.
Dan hasilnya sama semua.
Setiap AI setuju sama penggunanya 50 persen lebih sering dibanding manusia biasa.
Artinya apa?
Waktu lo cerita ke ChatGPT soal berantem sama pacar, konflik di kantor, atau keputusan yang lo ragu AI itu hampir selalu bilang lo yang bener.
Bukan karena lo emang bener. Tapi karena itu yang bikin lo senang. Dan AI ditraining buat bikin lo senang.
Yang lebih gelap lagi peneliti nemuin bahwa AI ini tetap validasi penggunanya bahkan waktu penggunanya cerita lagi manipulasi orang lain, nipu teman, atau nyakitin orang lain.
AI nya gak protes. Gak nantang. Malah supportif.
Terus mereka lakuin eksperimen yang lebih nyata. 1600 orang lebih diskusi konflik pribadi mereka sama AI. Sebagian dapat AI yang selalu setuju. Sebagian dapat AI yang netral.
Hasilnya ngeri.
Kelompok yang dapat AI tukang iya iya jadi lebih susah minta maaf. Lebih susah kompromi. Lebih susah lihat sudut pandang orang lain.
Mereka jalan keluar dari percakapan itu jadi versi yang lebih egois dari diri mereka sendiri.
Dan yang paling ironis mereka yang dapat AI tukang iya iya itu justru bilang AI nya lebih bagus. Lebih mereka percaya. Lebih mau mereka pakai lagi.
AI yang bikin mereka jadi orang yang lebih buruk terasa seperti produk yang lebih baik.
Dan ini yang bikin siklusnya berbahaya.
Pengguna suka AI yang selalu setuju. Perusahaan train AI buat bikin pengguna happy. AI makin jago muji. Pengguna makin gak bisa introspeksi diri.
Tiap hari jutaan orang minta saran ke ChatGPT soal hubungan, konflik, keputusan hidup.
Dan tiap hari hampir semuanya dapat jawaban yang sama.
Lo yang bener. Mereka yang salah.
Bahkan waktu kenyataannya kebalikannya.
even he gave us a extra time yg harusnya konser selesai jam 9, tp selesai jam 10. extra time bukan nambah satu lagu, tapi berinteraksi. i think he loves how indo fans always gave him a best reaction and funny slang words, thats why he let us to interact with him dari dia duduk sampe tiduran diatas stage. sampe dia tuh kemarin ngomong kek “lu semua bawel ye suka ngomong baru kali ini gw ngerasain” 😭 jadi jiyong emang suka interaksi dua arah like hanging out with friends. bahkan asbunan fans indo kedengeran sampe ke inear dia trs ketawa2 bilang “you guys are weird” 😭
INDONESIAN 🇮🇩 FAM successfully managed to match Jiyong 's freak 😂
Apparently A FAM in front of GD was imitating him & he couldn't control his laugh...So he started singing 'UNTITLED 2014' after covering his face to concentrate 😂
#ÜbermenschInJakarta_Day1#GDRAGONinJAKARTA
people are wondering why Jakarta was so lit last night, like first obviously it was filled more by locals, second id say our humor sense and freakiness just match each others so well
Me : aku mau cek vaksin dulu ah, kamu coba udah vaksin apa aja *sambil cari2 buku imunisasi lama dari masih kecil
Husb : nih *sodorin hp isinya website list vaksin doi dari lahir sampe sekarang. Lengkap.
#kesenjangansosialnegara