ini method gw untuk stay sane being adult so far:
1. Laa ilaha illallah wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir.
2. La ilaaha illaa anta subhaanaka inni kuntu minazh zhaalimiin.
3. Rabbi innī limā anzalta ilayya min khairin faqīr.
temen temen muslim, plis jangan pake jasa tarot utk apapun ya‼️
even niatnya cuma buat fun, iseng, atau apapun.
termasuk syirik ya guys. salah satu dosa yg tdk terampuni😔
lu semua nyadar gasih apa yg paling jahat dari rezim skrg? ngebuat masyarakat kecil bergantung sama 1 program brengsek yg ngebuat sebagian dari mereka mikir “kalo gue ambil, bertentangan dg hati nurani, kalo ga gue ambil gue makan apa di hidup yg serba susah ini”
indonesia bukan cuma diisi umat islam yang bayar pajak.
ada kristen, katolik, hindu, buddha, konghucu, penghayat, dan warga lain yang ikut membiayai apbn lewat pajak, ppn, cukai, dan pungutan negara.
jadi kalau kurban pakai apbn, masalahnya bukan semata “sah atau tidak sah secara syariat”.
masalah besarnya: bolehkah uang publik lintas agama dipakai untuk membangun citra ibadah pribadi satu pejabat?
negara harus adil. jangan jadikan anggaran rakyat sebagai panggung kesalehan personal
Presiden kita ini benar benar tidak punya rem untuk tidak mengambur hamburkan uang negara. Coba istana jelaskan ke rakyat secara gamblang tentang hasil nyata dari tiap kunjungan yang dilakukan hampir tiap minggu melawat ke luar negeri? Berapa anggaran negara yg dihabiskan hanya untuk berpergian? Pantaskah itu dilakukan saat rupiah terpuruk terhadap dollar, harga saham merosot dan remuk di mata investor, serta banyak rakyat sedang kesulitan ekonomi karena harga harga kebutuhan yang makin mahal? Apa tidak ada orang di sekeliling presiden yg bisa menasehati agar pak Prabowo lebih punya empati, hingga mendahulukan bekerja berdasarkan prioritas dan akuntabilitas?