I used to wonder why people cried during proposals, weddings and their love confessions but now I get it. The thought of having someone love you for you, being there for you no matter what, making you happy, having someone to share this brutal life with, together makes me tear up
pagi buta gue dapet berita dari ig story temen gue
another korban dari kaum anti boti. bener bener sakit jiwaaa
korban cuman lagi nongki di cafe dan tibatiba aja diserang sama kaum mereka yg lg nyisirin cafe cafe (tengah malem) cuman buat nyerang orang yang mereka rasa boti. sick
⚠️ Our small team recently discovered 32jt IDR (~$2,000) in missing studio funds due to unauthorized use by an operational manager who abruptly left their role. We also uncovered months of neglected customer orders, putting our artists and the entire studio at risk.
Read below:
This is a very Western (well, American) problem. Representation is nice especially when the story is original, but wanting to see yourself in everything seems like a strange idea to so many of us.
laki-laki tuh BUKAN binatang... laki-laki (dan semua orang) waras harusnya bisa banget mengontrol ucapannya. Normalisasi "kekaguman" (baca: KS verbal) macam ini cuma bakalan mencetak generasi manusia yang permisif dengan KS verbal.
Alerta!!! 🚨
Selama ini, dlm setiap kasus pelecehan, saya hanya bisa merasakan dari jauh. Tapi kali ini, saya merasakannya dari dekat.
Bajingan ini telah mencederai kehormatan sahabat saya (istrinya) dan anaknya.
(1/3)