Sebuah CCTV diduga merekam detik-detik tabrak lari yang melibatkan BMW i5 dan pengemudi ojol di kawasan Meruya, Senin (22/6) pagi.
Usai kejadian, mobil sempat dikejar warga hingga dirusak di kawasan Kebon Jeruk. Kronologi lengkapnya masih belum diketahui.
18:00 kondisi terkini di depan gedung DPR RI
Indonesia gelap beneran, mahasiswa sudah demo dimana mana, tapi belum ada tanggapan pemerintah selain demo tandingan, rakyat vs rakyat
PRABOWO PEMIMPIN KOCAKKK
“Banyak orang pindah ke Jakarta buat cari masa depan. Tapi sedikit yang cerita soal harga yang dibayar di baliknya.”
Awalnya kelihatan normal. Kerja di kota besar, gaji lebih tinggi, peluang lebih banyak. Tapi setelah dijalani, realitanya beda.
1. Waktu habis di perjalanan
Di Jakarta, “pergi kerja” itu bukan sekadar pindah tempat. Normalnya 1 jam berangkat, 1–1,5 jam pulang. Bahkan ada yang total 3–4 jam sehari di jalan.
Capeknya bukan cuma fisik, tapi mental juga terkuras sebelum hari benar-benar mulai.
2. Biaya hidup bikin napas pendek
Kos dekat kantor bisa 2 juta ke atas.
Makan sekali 20–30 ribu sudah standar.
Di atas kertas gaji UMR cukup.
Di lapangan, sisa uangnya sering tinggal “cukup bertahan sampai akhir bulan”.