"did Palestine break your brain" YES MOTHERFUCKER! Watching pieces of children get loaded into trash bags for a fucking year before the election SHOULD have broken yours too, and that's the fucking problem.
"Gaji lu berapa per bulan?" tanya Tante Rina dengan tatap tajamnya.
"0,18 detik MBG, Tante," jawabku pelan tak berani menatap matanya karena malu.
Namun aku sedikit mendongak kepala melihat sedikit daripada raut wajahnya. Ia tersenyum tipis, terkesan merendahkan.
"Heh, anak tante ya sudah jadi direktur perusahaan multinasional. Gajinya 8,64 detik MBG, lho. Kamu ini sudah dewasa tapi masih menyusahkan orangtua!"
Rentetan kata-katanya menusuk hati dalam kalbu paling dalam, tetapi itu menyalakan api yang bersinar menyala-nyala dalam hatiku. Kugenggam tanganku dan berteriak kencang dalam hati, "KELAK GAJIKU SEKITAR 1 MENIT MBG!"
Bayangin aja lu harus bayar IELTS sebesar 3.5 juta dan hanya berlaku 2 tahun terus lu sekelas sama seorang warga negara Eropa yang tidak perlu IELTS untuk kuliah dengan bahasa pengantar Bahasa Inggris tapi inggrisnya sangat amburadul
Pengalaman pribadi
lu sadar ga sih, dengan ngetik "tugas perempuan berpenampilan cantik, menjadi menyenangkan, dan mendengarkan", lu lagi mengubah diri lu dari manusia seutuhnya menjadi BARANG KOMODITAS. mindset kayak gini cuma nyusahin cewek di masa depan.
si r*za arab cheated on his ex-wife with her best friend sampai HS, tapi sanksi sosialnya nggak segede j*le, ar*winda, dll. orang-orang masih aja nge-hype dia, even as a joke 😅😅
kalo kencan msh itung2an duit, mending kerja dlu yahh🙏🙏
kencan tuh butuh duit bgt. both men or women. terserah mau sistemnya siapa yg bayar atau split bill, tetep pake duit kan?
mau nominal besar atau kecil, juga butuh duit☺️
Negara ini lagi dihadapin KLB campak, otw krisis BBM, pppk katanya mau di PHK. Tapi presiden nya cuma sibuk ngelindungin program dia yang ngabisin duit itu
She really said, “Apa ini alasan kapitalis lebih memilih buruh muda lajang, yg lebih mudah dieksploitasi, tapi tetap bisa meminimalkan biaya produksi dengan upah murah dan tanpa tunjangan keluarga, dibanding buruh wanita dengan beban kerja ganda sebagai unpaid reproduktif labor?”
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, ada dokter internship meninggal di tempatnya bertugas karena campak... kalau ini bukan wake up call supaya Menkes serius mendata, menelusur, mengejar imunisasi dan menindak antivax sih sudah tak tahu lagi ya bicara apa. Lansia bisa kena.
my degree is in cognitive science and artificial intelligence. i live in the bay area. i don’t think people realize how obsessed tech bros are right now with creating a “permanent underclass” defined by ppl who’s jobs are replaced by AI, and are personally dependency on AI
very big reminder that every1 losting their lives in lebanon and palestine r all humans. theyre like everyone else u meet in ur day to day life. we like the same shows you do, the same food, the same jokes, everything. why are our lives worth less than yours?
We romanticise teenage love because it is the only one where there aren’t any responsibilities or commitments involved.
True love is found much more in the 2am hospital visits for someone you love than in some love letter you wrote at 17.