Seperti kata wanita itu tempo hari, sesuatu yang takkan dipahami otak kerdil manusia. Manusia yang merasa tahu segalanya. Dan aku, hanya bisa pasrah tanpa harus memahami semuanya.
Aku…telah membalikkan akar.
Tamat.
Aku dan Jaya saling pandang, terperanjat.
“Orang di sini menyebutnya Tabarusuk,” lanjut mina Kurik, suaranya nyaris tak terdengar. Seperti gumaman. “Sosok yang sangat tua. Konon, ia sudah ada sebelum manusia mengenal api. Bahkan, lebih tua dari peradaban manusia itu sendiri.”
“Sejak kapan aku di sini?”
Pertanyaanku membuat Jaya terheran-heran. Kutanyakan sekali lagi, ia tampak semakin bingung.
“Sejak bangun tidur, kau langsung ke sini. Sejak acil itu datang hendak mengadakan ritual.” Jaya menunjuk dengan mulutnya.
Aku mengucap terima kasih, lalu mengiringi satu regu tim pencari. Jumlah mereka ditambah warga kampung serta aku dan Jaya totalnya 17 orang. Kami bergerak menyusuri sungai ke arah hulu. Pencarian dimulai dari titik sekitar dua kilometer dari tempat mobil ayah ditemukan.
pantes korbannya diam selama 6 tahun ini, UMURNYA 12 TAHUN CUY PADA SAAT ITU??? GILAAA GA HABIS PIKIR INI SIH BAJINGAN BGT🥲
6 tahun hidup di neraka itu pasti BERAT BGT, dia bisa survive sampe dia punya suara di umur 18 ini dan akhirnya berani ngelapor tuh KEREN BGT MAU PELUK