γ €
γ € γ € πhe bell rang from afar
γ € πhe scent of love filled the air
γ € carried by a gentle breeze
γ € that whispered into your ears.
γ € Now, dear Julietta, πΊhall we dance?
γ € γ € ππππππππ ππππ ππππππππ
γ € ~π Never Ending of Magical Kiss~
γ €
Barulah kedua irisnya menatap sendu ketika sebuah tanya dilayangkan pada dirinya.
βDo I have to answer that rhetorical question?β Sonya kembali bertanya, sedang jemarinya terulur, menyentuh milik @solevagand yang bersemayam pada pipinya.
βtidak ada sepatah kata pun terlontar sebab kini rasa bingunglah yang mendominasi isi kepala. Bingung karena ia tidak sepenuhnya bisa mendakwa dan jatuhkan semua kesalahan di atas telapak tangan sang empunya surai hitam tersebut.
βMmm.., β hanya gumam kecil yang ia loloskan.
β
Then, when @TheParagoneβs head slipped into the crook of her neck, she moved without thinking, arms closing around the slender frame of the one she cherished.
βI miss you too,β she murmured softly, βIβm sorryβ¦β
β
@TheParagone β
She rarely saw her being like this. And in all honesty, the emotions knotting in her chest were hopelessly entangled, for one's attitude toward the owner of those rose-hued irises was uncertain.
β
@solevagand Sekuat-kuatnya nona menahan diri, runtuh juga temboknya bila ranumnya mulai meracau soal pria yang ia sebut Ayah itu.
β... dan kamu melakukan hal yang sama,β katanya ... lirih.
@solevagand βWhy did you have to leave that day?β Lagi, puan kembali bertanya. Selaik anak kecil yang begitu penasaran dengan banyak hal. Tetapi tidak ada anak kecil yang menyimpan sendu sebanyak Sonya di sudut lubuk hatinya.
βKamu tahu sebenci apa aku dengan Ayahku yang tiba-tiba hilang.β