@safeedgulaab karena kita sebagian besar cowo ga punya duit, miskin kak astaga. kita lebih milih makan yang ngenyangin, lebih praktis dan hemat aja. makan makanan lucu ketika sama cewe ya karena ga ada benefit kalo makan itu sendiri, ga praktis ajaa.
yaa karena mahal aja dan udah nyaman sama makanan yang biasa kaya nasi padang paket 12k, geprek 12k + es teh, mie ayam, nasgor dan mie tek tek. ga ada hubungannya sama fragile masculinity sih
@safeedgulaab karena umumnya cowo yang ga makan makanan lucu atau beragam karena emang males pusing, utamanya karena ga ada duit dan gatau cara pesennya sih. ga sampe mikir fragile masculinity jugaa
@lahinirenc@ryyo_aja orang seks di luar nikah juga masuk kamesumicchacara, yang dihighlight di Buddhis gimana kita bisa kontrol nafsu bukan orientasi seksualnya sih
*Christy ngeliat Aralie & Erine berduaan mulu*
Christy: "sumpah ni orang kyk pacaran sumpah berduaan... Ga boong dah, dari tadi wkwkwkwk"
😭😭😭😭😭😭😭😭😭
-Team Passion-
oke anggaplah emang derogatory cuma kalo emang setuju sama statementnya harus bales gimanaa? ga boleh langsung setuju dan harus debat duluu? genuinely curious
Ikatan dinas adlh praktik student loan pertama di Indonesia. Masa kerja adlh utang seharga sisa TGR yg dibayarkan jika resign.
Langsung kerja lulusan dianggap benefit justru mencerminkan buruknya kebijakan cipta kerja pemerintah.
Karena secara statistik, cowok Indonesia dengan tinggi +180 cm itu jarang. 😭
Rata-rata pria dewasa Indonesia itu di 165 cm (simpangan baku: 6,2 cm). Kalau pakai kurva normal, cowok Indonesia yang tingginya +180 cm itu cuma di 0.93%. Alias dari 1000 laki-laki, cuma sekitar 9 orang doang yang tingginya segitu.
Dengan hitungan statistik yang sama:
Cowok tinggi di atas 175 cm: 6%.
Cowok tinggi di atas 170 cm: 23%.
Itu belum ngitung faktor lain, apakah orangnya sudah berkeluarga, apakah beda agama, apakah redflag, apakah kaya-miskin, dsb.