In 2022, Chris Hemsworth took a blood test on camera.
It told him his brain was 8 to 10 times more likely to develop Alzheimer's than the average person's.
He was 39.
What he did next rewrote the next 30 years of his life...
Dulu sempat heboh waktu keluarga Bakrie invest Rp304 miliar di Path tahun 2014. Padahal waktu itu belum banyak konglomerat lokal yang berani main di startup luar negeri.
Banyak yang ngira Bakrie langsung jadi pemilik, tapi ternyata sahamnya cuma di bawah 1% aja. Keluarga Bakrie waktu itu pede banget karena pengguna Path di Indonesia emang banyak, bahkan sampai ngalahin pasar Amerika Serikat sendiri.
Hubungan Bakrie di Path cuma sebentar, karena setahun kemudian di 2015 sahamnya di Path langsung diambil alih sama raksasa Korea, Daum Kakao.
Akhirnya di 2018 Path beneran tutup buku karena kalah saing sama Instagram dan Facebook yang fiturnya lebih lengkap.
TAHTA TERTINGGI KECANTIKAN WANITA INDO
Kalau dulu masuk iklan Lux, levelnya sudah bukan main. Seolah jadi tahta tertinggi wanita cantik di Indonesia pada masanya.
Deretan bintang iklan Lux ini bukan cuma jual sabun, tapi juga membentuk standar elegan lintas generasi.
Masuk Tim era 80-an, 90-an, atau 2000-an?
#SabunLux #NostalgiaLawas #generasi90an
Microplastics are already inside us and they are affecting our health. Professor Ragusa explains where the real problem lies and why it's not just about plastic. Are you ready to find out what each of us needs to do to solve this problem?
For more details, follow the link.
She Visited This KFC Almost Every Day While Pregnant... Then Brought the Baby Back 🥹
Sometimes the smallest routines create the most unexpected bonds. 💛
Kematian Tragis Pengarang Crayon Shinchan.
Dulu aku sempat bingung kenapa komiknya tiba2 berhenti, setelah mencari tau ternyata kisahnya sedih.
Apa yang terjadi?
Jadi Yoshito Usui pergi hiking sendirian, trus karena gak pulang2 keluarganya lapor polisi, setelah pencarian selama seminggu, mayatnya ditemukan di dasar jurang, diduga jatuh dari pinggir tebing.
Rip Yoshito-San.
Guys Singapura itu wilayahnya lebih kecil dari Jakarta. Tidak punya minyak.
Tidak punya batu bara.
Tidak punya sawit.
Tidak punya tambang.
Bahkan air minum saja harus beli dari Malaysia.
Dan sekarang pendapatan per kapita mereka hampir 10 kali lipat Indonesia.
Gimana bisa?
Jawabannya satu nama.
Lee Kuan Yew.
Dan ini menarik karena Lee Kuan Yew itu orang tuanya dari Semarang.
Jadi secara darah ini orang Indonesia yang membangun negara tetangga jadi salah satu yang paling maju di dunia.
Sambil kita di sini masih debat soal investasi yang molor izinnya 260 hari.
Oke back to topic.
Waktu Singapura merdeka tahun 1965 mereka dilepas Malaysia bukan karena dihormati.
Tapi karena dianggap beban.
Daerahnya kecil.
Tidak ada sumber daya alam. Malaysia pikir ngapain dipertahankan.
Lee Kuan Yew nangis di televisi waktu pengumuman kemerdekaan itu.
Tapi dari situ dia balik dan mulai kerja.
Langkah pertama yang dia lakukan bukan bangun jalan tol. Bukan bikin proyek mercusuar.
Tapi bentuk mindset masyarakatnya dulu.
Dia keliling ketemu warga setiap hari.
Bicara dalam tiga bahasa inggris, Mandarin, Melayu. Pesan utamanya selalu sama rasionalitas dan logika harus dikedepankan.
Bukan sentimen.
Bukan gengsi.
Tapi logika.
Karena dia percaya tanpa masyarakat yang bisa berpikir rasional tidak ada negara maju yang bisa dibangun di atas fondasi apapun.
Langkah kedua dia lakukan hal yang waktu itu dianggap gila.
Di era itu semua negara Asia Tenggara trauma dengan kolonialisme.
Semua berlomba-lomba usir investor asing.
Berdikari.
Tidak mau ada campur tangan luar.
Lee Kuan Yew melakukan sebaliknya.
Dia buka Singapura selebar-lebarnya untuk investasi asing.
Birokrasi dibersihkan.
Izin dipermudah.
Kepastian hukum dijamin.
Pajak diinsentifkan.
Pesannya ke seluruh dunia jelas kalau mau bisnis, datang ke Singapura.
Dan mereka datang.
Manufaktur masuk.
Industri tumbuh.
Dan seiring waktu Singapura bergeser dari manufaktur ke jasa keuangan ke teknologi terus naik ke atas rantai nilai global.
Sekarang Singapura adalah pemberi utang terbesar ke Indonesia.
Negara yang tidak punya apa-apa meminjamkan uang ke negara yang punya segalanya.
Tapi ini yang kompleks dari Lee Kuan Yew.
Dia diktator.
Bukan metafora.
Beneran.
Lawan politiknya ditekan.
Dibangkrutkan lewat jalur hukum.
Demokrasi dibatasi.
Dia pernah bilang langsung Singapura tidak butuh demokrasi.
Singapura butuh kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Tapi yang bikin dia beda dari diktator lain dia tidak minta dikultuskan. Namanya tidak dijadikan nama jalan. Wajahnya tidak ada di uang. Dan sampai mat tidak ada kasus korupsi yang menempel ke dia.
Diktator yang bersih. Anomali langka dalam sejarah manusia.
Ferry Irwandi kasih pertanyaan yang gw rasa tidak ada jawaban mudahnya.
Kalau dikasih dua pilihan pemimpin cerdas, visioner, bersih, tapi otoriter. Atau pemimpin biasa, tidak terlalu bersih, tidak terlalu visioner, tapi kasih demokrasi seluas-luasnya mana yang lu pilih?
Gw tidak akan jawab itu. Tapi gw akan kasih satu data.
Singapura dengan Lee Kuan Yew yang otoriter itu indeks korupsinya sampai sekarang salah satu terbersih di dunia.
Indonesia dengan demokrasi yang sudah puluhan tahun rangking korupsinya masih memprihatinkan.
Bukan berarti demokrasi salah. Tapi berarti demokrasi saja tidak cukup kalau yang jalankan sistemnya masih sama orangnya."
selamat berpulang ya kesayangan kami, definisi bahagia kami, sahabat kami, terima kasih banyak karena sudah lahir ke dunia ini. We love u forever, @vidialdiano💙
Allahhummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fuanhu.
Telah wafat anak saya:
OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO
Vidi Aldiano wafat di dampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Alloh SWT, 7 Maret jam 16:33
Selamat Jalan Menuju Cahaya Ilahi Nak.
Swargaloka Vidi 🙏