emang paling enak judging. Ngajarin sm diskusi mah gaenak wkwkwkwk
mana asik ngejelasin poinnya, asiknya ngata2in tolol aja 👍
ini yg bilang orang takut ngeluarin pendapatnya, takut belajar. Krn ya gaboleh salah isn't it?
@CarolsStories@polinoism_ Kalau mau kulik lebih dalam ap yg influencer ini lakuin lewat MAF nya, kykny lo bs lebih menerima, ROI dari uang LPDP ny paling ga kit dy balikin lagi ke community, anak2 yang susah dpt access education d indonesia. Dan 100% pake uang sendiri. Ini knp gue blg yuk fokus ke yg lain
@CarolsStories@polinoism_ Cakeppp! Banyak hal yang perlu perhatian lebih untuk dikritik dan dapet exposure lebih sih di negara ini hari ini. Jangan ilang fokus, lahan kebakaran yg mendadak ditanamin sawit, penanganan korban bencana, MBG yang ngeracunin banyak anak2. Jangan sampe hilang fokus yok!
@luminasosawl@polinoism_ “Just because i can” kata org2 kaya sih gitu. Selama ga melanggar UU/ aturan yang berlaku kayaknya sah2 aja. Mending energi nya dipake buat ngata2in yang beneran ngelanggar UU tuuuhh jangan ilang fokus! Lets gooooo
@CarolsStories@polinoism_ Mending fokus energinya buat ngumpat sama yg beneran make uang rakyat milyaran buat kekayaan pribadi, foya2 dan bayar ani2 tuh. Perkara pake uang LPDP dan beda opini yang mungkin lo ga terima sama pendapatnya kayaknya ga worth it untuk lo peduliin hari ini.
@RoundhouseLDN@Polo_and_Pan I have 4 tickets for London Roundhouse Polo&Pan show. Shoot me a dm if you need! Sadly wont make it to london this weekend!
Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya:
1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya.
2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem.
3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita:
a) NasDem dikasih ancaman kasus,
b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU,
c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur.
4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai.
***
Berhenti dulu. Ada keributan lain
5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik:
a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka,
b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi,
c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada,
d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan.
6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini.
***
Kembali ke lanjutan nomor 4:
7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka.
Mereka juga terganjal threshold 20%.
8) Mahkamah Konstitusi, membuat keputusan penting:
a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung.
b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5%
9) Implikasinya:
a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman,
b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada.
10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain.
***
Yang krusial:
11) Hari ini DPR bakal rapat RUU Pilkada. Agendanya bikin pembahasan, kalau bisa sampai keputusan, hari ini juga.
a) Diduga untuk menganulir putusan MK dengan bikin UU,
b) Deadline pendaftaran calon kepala daerah tinggal 9 hari kalender/7 hari kerja lagi, udah mepet.
***
Ada keributan separah dan sekompleks ini dan kalian malah ngurusin selangkangan orang.
Yang bilang “Eh kenapa lo ikut2an? Itu kan pilihan elo” mending tutup mulut.
Kita butuh sebanyak2nya pasukan. Orang mau merapatkan barisan kok malah didorong menjauh?
Mau menangin Bangsa atau mau menangin ego?