Tanya:
Apakah bisa pesanan tiba sebelum tgl xx?
Jawab:
Secara teori kemungkinan bisa. Jika dari kota A ke Kota B perlu waktu 3 hari, makasi pesan 5hari sebelumnya kemungkinan akan tiba tempat waktu.
Namun ada beberapa hal yg biasanya dilupakan, seperti:
- tingkat kepadatan di jasa kirim (overload)
- kejadian tidak terduga (kecelakaan, macet, bencana/ kejadian alam tertentu terutama pengiriman lewat kapal laut utk wilayah kepulauan)
- salah sortir oleh pihak jasa kirim
Kondisi musim kemarau di indo. Sapa kemaren2 yg bilang jalan baju bahan knit/rajut di indo itu konyol krn ga cocok udaranya? Siniiii Cobain tinggal di sini 🥶
oomfs who are into typography, tanda pengulangan 2 dgn dua garis bawah ni namanya apa deh ya? blm pernah kulihat dokumentasiny di mana pun … bentuk digitalnya aja gak ada
dan penggunaannya baru kuliat di Indonesia doang deh, bhs lain gk punya. kpn pertama kali dipake ya?
Apa memaafkan harus balikan akrab lagi?
Tika Panggabean (Project Pop): “Kalau aku pikir ada orang yang menyakiti kita, mengkhianati kita, dan kita sakit hati sekali sebenarnya tugas kita adalah satu memaafkan.
Iya, seperti Odi bilang, mengikhlaskan. Tapi kita boleh kok untuk tidak membuka pintu lagi, dalam artian untuk kembali akrab lagi gitu, sangat boleh.
Kadang ada orang-orang yang memang suka nggak tahu diri. Udah bersalah dimaafin, dikasih kesempatan, tapi gitu lagi, gitu lagi, mas.
Jadi daripada kita nyakitin diri kita sendiri, kita jaga jarak, tapi bukan berarti membenci, mendendam, nggak, udah segitu aja, ya gitu.”
Saya: “Jadi memaafkan itu tidak harus diikuti dengan berhubungan baik lagi.”
Yosi Mokalu (Project Pop): “Iya, memaafkan sama trust itu 2 hal yang berbeda. Trust you need to earn it.
Kalau memaafkan kan kita memutuskan, saya memutuskan untuk memaafkan kamu, tapi untuk percaya kamu, you need to prove it again.”
“Dok, kenapa sih selalu positive vibes?”
Aku cuma bisa tersenyum.
Lalu menjawab dalam hati,
Ya Karena aku paham, hidup ini seperti garis bilangan.
… -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3 …
Di tengah ada angka nol.
Di sebelah kanan, ada angka positif menuju plus tak terhingga.
Di sebelah kiri, ada angka negatif yang terus bergerak menuju minus tak terhingga.
Hidup kita juga begitu.
Ada masa kita berada jauh di sebelah kanan.
Hati bahagia.
Badan sehat.
Keluarga baik-baik saja.
Pekerjaan lancar.
Hari terasa ringan.
Namun setiap hari, dari pasien-pasienku dan dari hidupku sendiri, aku belajar satu hal:
Hidup SELALU punya cara untuk mengurangi.
Waktu mengurangi tenaga.
Kekecewaan mengurangi semangat.
Kegagalan mengurangi percaya diri.
Kehilangan mengurangi sebagian isi hati.
Masalah kadang datang satu per satu.
Kadang datang bertubi-tubi seperti sudah janjian.
Dulu aku mengenal peribahasa, 'Sudah jatuh, tertimpa tangga.'
Aku pikir itu sudah cukup buruk.
Ternyata masih ada kemungkinan tanahnya ikut ambles.
Saat seseorang berkata,
'Sepertinya ini sudah menjadi titik terburuk dalam hidupku.'
Kehidupan kadang masih menyeringai,
“Ooh tentu tidak, ini belum seberapa."
Karena itu, aku belajar untuk terus menambah.
Menambah ilmu.
Menambah iman.
Menambah kesehatan.
Menambah rasa syukur.
Menambah tabungan.
Menambah teman-teman baik.
Menambah keberanian.
Menambah ketenangan.
Sebab kita hampir selalu gagal mengendalikan apa yang akan hidup kurangi.
Namun kita masih bisa memilih apa yang kita tambahkan setiap hari.
Jadi, positive vibes aku itu bukan berarti hidupku selalu indah.
Aku juga pernah lelah.
Aku juga pernah kecewa.
Aku juga pernah merasa hampir habis.
Positive vibes adalah usaha menjaga diri agar tetap berada di sisi positif garis bilangan.
Agar saat hidup mengambil sepuluh, kita masih punya seratus.
Saat hidup mengambil seratus, kita masih tetep di atas 0 dan memiliki alasan untuk berdiri sekali lagi.
Serta tetap mampu memberikan harapan untuk banyak orang.
makannya kalau ngobrolin beginian ama temen, gw selalu ngomong semua tu emang tergantung rezeki at the end of dday. dengan org lain dapet meanwhile lu ga dpet bukan lu yg value nya di bawah, tpi emang bukan jalannya aj. Under this insane jobmarket, we cant control anything fr