Around 6pm, a police car hit a university student on Sudirman street. The student was injured. Other students smashed that car. The policeman ran away https://t.co/YC6BrmTW2Z
lu dikasih tom lembong as menteri malah milih tom cat sih. mamam dah tuh influencer makan hidup dari pajak lo, yang kaya makin kaya yang miskin makan gratis🙏
@innovacommunity Cara koreksi pajak progresif gmn ya min? Saya baru ganti KK dan baru balik nama mobil di kk baru... Tapi pajak mobil orang tua masih kedetect... Jadi mobil kena pajak progresif
Elu dipajakin dari A sampai Z.
A) Gaji tiap bulan dipotong pajak,
B) THR juga kena pajak,
C) Dapet bonus kena pajak juga,
D) Beli barang mahal kena pajak barang mewah,
E) Rumah kena pajak bumi dan bangunan,
F) Motor harus bayar pajak tiap tahun,
G) Mobil juga bayar pajak tiap tahun,
H) Belanja di supermarket tiap itemnya kena pajak,
I) Makan di restoran kena pajak,
J) Beli barang di luar negeri juga bayar bea cukai,
K) Bunga tabungan kena pajak juga dari negara,
L) Apply kerjaan pakai meterai, bayar ke negara,
M) Resign kerjaan juga bikin surat pernyataan pakai meterai,
N) Harga meterainya dinaikin dari 6000 ke 10000, naik 67%.
O) Ditilang juga bayarnya ke negara,
P) Bikin SKCK juga bayar ke aparat negara,
Q) Beli tanah kena pajak,
R) Beli rumah kena pajak,
S) KPR kena pajak,
T) Bayar listrik kena pajak,
U) Beli pulsa kena pajak,
V) Bayar internet kena pajak,
W) Masuk ke tempat wisata kena retribusi daerah,
X) Stres, mau nyebat, ngrokok kena cukai 30%,
Y) Lebih stres lagi, mau mabok kena cukai 35%,
Z) mati, kubur di TPU masih jg kena pajak daerah.
Terus elu dapetnya apa?
1) Sekolah favorit tiba-tiba gak bisa elu akses karena zonasi,
2) Zonasi kagak mikir pemerataan dulu, ada sekolah di satu kota ngumpul di satu kecamatan doang, sisanya gak ada sekolah,
3) UKT dimahalin, gak bisa dicicil, sampai kampus kerjasama ama pinjol,
4) Judi online dibiarin merajalela,
5) Guru, dosen, dokter, nakes, semua pontang panting nyari kerjaan biar bisa hidup layak, gak bisa ngurus murid/pasien dengan sepenuh hati,
#PajakMencekik
Ya ini permasalahan yang dialami polisi, yang disebabkan oleh polisi itu sendiri.
1/ proses administrasi sangat buruk. padahal sudah abad 21, tapi masih birokratif ala abad 20.
2/ orang mau bayar pajak aja dibikin ribet. padahal mereka mau bayar. kan aneh, orang mau bayar aja akhirnya mending pake calo/biro jasa.
2a/ tapi... sekarang sudah ada aplikasi signal polri, ada drive thru yang memudahkan. perlu diapresiasi juga. apalagi bayar bisa pake EDC dan QRIS.
3/ tidak bayar pajak, terus kenapa? penegakan hukumnya gak jelas. akhirnya, ya ngapain orang bayar pajak?
4/ katanya kalo sekian taun ga bayar pajak, diblokir. tapi buktinya saya cek beberapa nopol, udah 10 tahun ga bayar pajak, eh masih terdaftar tuh nopol-nya.
5/ akhirnya pusing sendiri karena banyak yg gak bayar pajak. sibuk bikin "promo diskon" pake pemutihan.
6/ orang males bayar pajak karena biasanya belum balik nama. urus balik nama? ribet. jaman digital, cabut berkas bisa seminggu kalau "gratis". padahal kalo udah by system, kurang dari satu detik bisa beres itu semua proses. masih aja mempertahankan sistem manual.
7/ kalau semua sudah integrasi sistem, otomatis. penegakan hukum jelas (tilang, blokir kendaraan). tingkat pembayaran pajak pasti meningkat. polisi jadi lebih dikit kerjanya = produktif (outcome lebih tinggi, manhours lebih rendah).
masalahnya di polisi itu sendiri kok.
Sebuah video di media sosial, mengungkap kondisi para penumpang yang histeris saat menumpang kapal penyebrangan ke Gili Trawangan, Lombok. Di kapal yang terombang-ambing ombak tersebut, terdengar suara penumpang berteriak histeris begitu luapan air sangat tinggi menerjang.
Kapal bergoyang ke kiri dan kanan, dengan seorang bapak berdiri sambil menggendong anaknya yang masih bayi dan berpegangan. Sebagian juga tanpak pasrah, hanya mengikuti alur ombak besar.
Video From :TikTok/gili_trawangan_lombok