jadi ceritanya hari ini para pejabat bank indonesia
di panggil komisi XI DPR karna rupiah tiap hari
makin melemah terhadap dollar
semua pejabat BI hadir termasuk keponakan prabowo
yang jawaban dari Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo rupiah kita stabil kok
Perry membela diri dengan argumen teknis.
Dia bilang mandat BI bukan menjaga level nilai tukar tapi menjaga stabilitas nilai tukar.
Dan stabilitas yang dimaksud adalah volatilitas seberapa besar naik turunnya rupiah dalam 20 hari terakhir.
Angkanya: 5,4%.
Dan menurut Perry 5,4% itu masih relatif stabil.
Lalu Dolfie dari PDIP interupsi dengan pertanyaan yang sangat mendasar:
"Menetapkan bahwa dalam rentang 5,4% itu dianggap stabil apa landasannya?
Kenapa enggak 1%?
Kenapa enggak 2%?
Kenapa harus 5,4% dianggap volatilitas yang stabil?"
jadi yang dilakukan BI ternyata simpelnya begini
ada ujian sekolah nih
untuk lulus ujian tersbut harus dapat nilai kkm = 80
tapi waktu ujian dia dapat nilai 50
bukannya memperbaiki nilai untuk bisa lulu
tapi dia malah mengubah aturan nilai kkmnya
jadi nilai kkm 50 bisa lulus
Ini bukan soal teknis statistik.
Ini soal kejujuran kepada publik:
Perhatikan apa yang Perry lakukan dengan sangat cerdas dan sangat berbahaya.
Rupiah sekarang ada di Rp17.600.
Asumsi APBN 2026 adalah Rp16.500 dengan kisaran bawah Rp16.200 dan kisaran atas Rp16.800.
Artinya rupiah sekarang sudah di luar kisaran atas APBN.
Sudah Rp800 lebih lemah dari asumsi atas.
Tapi Perry bilang stabil.
Caranya: ganti definisi.
Bukan lagi soal level tapi soal volatilitas.
Bukan soal di mana rupiahnya sekarang tapi soal seberapa besar naik turunnya dalam 20 hari.
Dengan definisi itu kamu bisa bilang rupiah stabil meskipun nilainya sudah jauh di luar target APBN.
Karena yang diukur bukan apakah rupiahnya kuat atau lemah tapi apakah naik turunnya konsisten atau tidak.
Ini seperti dokter yang bilang pasiennya stabil karena suhu badannya tidak naik turun drastis.
Padahal suhu badannya sudah 40 derajat dan terus di sana.
Stabil dalam kondisi sakit parah bukan berarti sehat.
presiden bilang: "Mau dolar berapa ribu kek."
Gubernur BI bilang stabil. Caranya: ukur volatilitasnya bukan levelnya. Ukur seberapa besar naik turunnya bukan di mana posisinya.
presiden,pejabat plenger semua asliii
Banyak proposal skripsi "ditolak" bukan krn judulnya jelek, tapi krn kamu gak punya justifikasi berbasis paper ketika ditanya metodologi yang kamu pakai.
Bener ga sih?
Metodologi itu bukan selera, harus ada pola dari penelitian sebelumnya + rujukan yang bisa dicek.
Di thread ini aku share workflow simpel buat nentuin metodologi skripsi dan pembuktian yang bagus cukup 3 langkah, dengan menggunakan tools ini https://t.co/4HMDnjzTyX.
Buat yg mau skripsian, silahkan tinggalin jejak dulu di bawah 👇
Guys, maaf bukan mau gmn gmn tapi hati hati ya.. bahaya bgt bilang "sahur agak ganggu jam tidur kita" sedangkan sahur itu ada pahala, ada kesempatan berdoa yang mustajab. Takut banget nikmat sahurnya Allah ambil, padahal itu waktu yang sangat baik. Jgn ngomong gini, ya..
Jujur masuk org or kepanitiaan itu 50% relasi 25% skill 25% luck, kok gw bisa bilang relasi? Karena dari relasi kamu bisa direkomendasikan ke A ke B ke C ke D, dari relasi kamu bisa tau kesempatan yang ga semua orang dapetin.