MATI LISTRIK BERGILIR ITU BISA MERUSAK ALAT ELEKTRONIK, LOH!!!
Sumpah, hidup jadi WNI rasanya dihajar dari segala arah. 😩
Yang bikin kesel, kalau kita telat bayar listrik bisa kena denda. Tapi kalau mereka mati listrik berkali-kali, tanpa pemberitahuan, tanpa permintaan maaf, bahkan sampai berpotensi merusak barang elektronik warga, nggak ada konsekuensi apa-apa.
Kewajiban rakyat ditegakkan mati-matian, tapi pelayanan ke rakyat sering kali seenaknya. Nggak adil banget.
@atokdalangs4 Yang bikin kesal itu sebenarnya bukan padamnya, tapi ketidakpastian dan minimnya informasi. Orang jadi nggak bisa ngatur kerjaan, produksi, atau bahkan sekadar jadwal harian.
PLN Jogja apa ga malu, warga sampe cari2 tempat yg ga mati listrik. Saking kalian ga jelas info pemadamannya. Warga sampe takut job dicancel, atau gagal interview gara2 pas interview mati listrik. Orang yg bikin kue sampe gojak gajek mau produksi krn takut udah nyiapin adonan, listrik padam.
Ini kalo dikumpulin kerugian material apa kalian mau ganti? Sosmed isine seremonial dan hal2 unfaedah. Mbok sik jelas jadwal pemadamane. Pikirin juga yg ga punya sosmed...gmn kasi info pemadaman k mereka.
Beberapa waktu lalu aku rekaman sama client luar, cemas banget tiba2 listrik padam. Itu rasa cemas yg ga seharusnya kurasakan. Marai trauma. In this economy kita semua sedang kerja bener biar duitnya lancar... Malah mbok rusuhi.
Minimal banget diinfooooo... Koyo ra duwe teknologi canggih wae. Padahal BUMN lho... Resourcenya ada. Koyo perusahaan skala kecil. Heran
Iki lagi mati listrik saiki... Trus keluar cari makan eh nang tempat makane yo mati listrik. Oleh ra sih nunut masak sego nang kantor PLN?
cc:threadvosbid
Ada bule mau selundupin bayi orangutan dari Bali ke Korea, lanjut ke Rusia. Ketangkep di bandara Ngurah Rai.
Bayi otan dibius & dimasukin koper tanpa sirkulasi udara yg bener.
Si bajingan ini cuma dihukum 6 bulan penjara & denda 5 juta rupiah.
Kalo lu tau indomie yang sering kita makan
itu tuh milik salim grup
yang lebih gila lagi dari lippo
The Indomie Empire Circle:
- Tepungnya : mereka punya Bogasari. Ini pabrik penggilingan gandum terbesar di Indonesia. Indomie nggak perlu beli tepung ke orang lain, tinggal ambil dari gudang sendiri.
- Minyaknya: Mereka punya perkebunan sawit raksasa (IndoAgri/Lonsum). Minyak goreng buat goreng mi-nya di pabrik? Pakai Bimoli, punya mereka juga.
- Bumbunya: Mereka punya divisi Food Ingredients. Jadi racikan micin dan saus cabainya pun hasil olahan pabrik sendiri.
- Bungkusnya: Plastik kemasan Indomie yang ada foto mi-nya itu? Dibikin sama divisi Packaging mereka sendiri.
- Distribusinya: Dikirim pakai truk-truk Indomarco, perusahaan logistik milik mereka.
- Ujungnya: Dipajang di rak Indomaret, yang juga punya mereka.
Gila-nya di mana?
Mereka bisa nekan harga Indomie jadi murah banget karena mereka nggak perlu bayar margin ke perusahaan lain.
Mereka untung di tepung, untung di minyak, untung di pabrik mi, untung di logistik, sampai untung di kasir Indomaret.
wtb ebook strategi manajemen merk Jean Noël Kapferer atau brand management research theory and practice - tilde heding, charlotte F. knudtzen and mogens bjerre drop pl yaaaa
#wtb#wts#ebook#zonauang#zonajajan
@azeclair 30hr kak, jd kek beli kuota telp brp menit gitu dan seringnya dpt harga 10k, jauh lbh hemat daripada hrs isi pulsa atau beli perpanjangan masa aktif wkwkw
Rabu, 28 Januari 2026, lahan garapan petani seluas 83 hektare di Desa Padang Halaban, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu Utara, dieksekusi secara paksa.
Ratusan aparat bersenjata lengkap diterjunkan untuk mengawal kepentingan sebuah korporasi, sementara rumah dan tanaman warga diratakan alat berat.
Sejak pagi, ribuan warga datang menyaksikan apa yang mereka sebut sebagai “penggusuran legal”.
Belasan eskavator milik perusahaan bekerja tanpa jeda, merobohkan rumah kayu, kebun pangan, dan tanaman produktif milik kelompok tani KTPH-S.
Dalam hitungan jam, ruang hidup petani lenyap—tanpa kompensasi yang jelas, tanpa kepastian masa depan.
Aparat Negara vs Rakyatnya Sendiri
Eksekusi dikawal personel gabungan dari Polda Sumatera Utara, Polres, Polsek, Brimob, Polwan, hingga Satpol PP Pemerintah Kabupaten Labura.
Kekuatan negara dikerahkan secara masif, bukan untuk melindungi warga, melainkan memastikan proses penggusuran berjalan mulus.
Akibatnya, sedikitnya enam warga dilaporkan diamankan aparat.
Sejumlah lansia tumbang akibat trauma. Anak-anak menangis histeris menyaksikan rumah dan tempat bermain mereka hancur.
Ambulans mondar-mandir mengangkut korban pingsan.
Seorang nenek berlutut di hadapan Kapolres Labuhanbatu, memohon agar rumah dan tanaman tidak dihancurkan.
“Biarlah kami bongkar sendiri, supaya sisa bangunannya bisa kami pakai,” pintanya dengan suara gemetar. Permohonan itu tak menghentikan kerja alat berat.
Menang Tanpa Kepastian Hukum
Eksekusi ini dimenangkan oleh PT Smart. Namun kemenangan tersebut berdiri di atas dasar hukum yang dipertanyakan.
Sejumlah pihak menyebut Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan belum sepenuhnya jelas.
Ironisnya, di lokasi eksekusi terpampang spanduk bertuliskan:
“Tanah Ini Milik Negara Eks HGU PT Smart yang Dikuasai Rakyat sebagai Lokasi Reforma Agraria – Pansus DPR RI.”
Tulisan itu justru menegaskan konflik mendasar: jika lahan tersebut merupakan eks HGU dan masuk agenda reforma agraria, mengapa negara justru berdiri di belakang korporasi?
Ketika dimintai penjelasan, Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya menolak memberikan keterangan substansial.
🆘🆘🆘🆘🆘🆘🆘🆘🆘🆘🆘
TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS TERBAKAR 💔
UP 🙏
Taman nasional way kambas terbakar sekitar
Sekitar 2.600 hektar lahan konservasi habis.
Kuat dugaan ini akibat menyusutnya zona inti way kambas yang di usulkan jadi wilayah area pemanfaatan. Ini bukan terbakar tapi sengaja di bakar 😡
Yang mengeluarkan ijin pemanfaatan area taman nasional way kambas harus di usut.
Tolong @KejaksaanRI@KPK_RI dan bapak @prabowo untuk segera memeriksakan menteri kehutanan @RajaJuliAntoni .