Kayak gini ga usah dinormalisasi. Suamiku di rumah pinter, di kerjaan juga diakui capability-nya bahkan sama direktur. Daytime he's a smart employee who's able to effortlessly engage with stakeholders, at night he's a loving father who feeds, bathes, and puts our child to sleep
when yh berhenti hustling gedebak gedebuk dan bisa mengerjakan hal2 yg comforting dan nyantai tanpa dibilang buang2 waktu & gak menghasilkan duit.... aaarrgh fak kapitalisme dan toxic productivity
Lo pada sedih kagak sih, gw sampe bikin thread beginian waktu itu karena pas liat rep nya ada yg gak tau bedanya lubang vagina sama lubang pipis.
ITU TERMASUK SEX EDUCATION. Otaknya pada mikir sex education = CARA BERHUBUNGAN YANG AMAN. gak ya anjjjj EMOSI
orang2 kaya ga pernah punya konsep minta maaf ke orang2 yg lebih miskin, mereka lbh percaya meminta maaf ke Tuhan dgn berbagai macam ritual keagamaan yg hanya bisa dilakukan org2 kaya
entah memperbanyak perpuluhan, melakukan pengakuan dosa tiap minggu, berangkat haji, wakaf, dsb
kemarin ada mas2 viral bilang mending penghasilan 15-20 juta di indonesia dari pada 4500 dollar di singapur.
yg jadi masalah 15-20 juta di sini itu 5-7 X UMP jogja, atau 3-4 kali UMP jakarta, sementara 4500 dollar itu UMR singapur bukan???
kesimpulannya apa gaes???
Dana Desa ngga bisa dicairkan klo kepala desa belum membangun Kopdes Merah Putih.
Setelah Kopdes dibangun?
Dana desa yang diterima pihak desa malah dipotong dari sebelumnya Rp1 Miliar menjadi Rp200-300 juta.
Kini dana desa bukan lagi bantuan, tapi pemerasan berbalut program.
ada temenku gajinya 2jt dan cuma bisa dipake buat makan sama ngekos. trus dia cerita, “aku mending dapet uang 2jt daripada nganggur, karna kalo nganggur aku beneran gak makan”
kasian… padahal dia bisa dapet yg lebih baik dari itu, tapi yg di pikiran gapapa mau digaji berapapun asal bisa makan. dan ketidakberdayaan ini dimanfaatkan oleh kaum kapitalis biar bisa ngasih gaji di bawah umr
Sebagai anak yg digedein dr kerasnya jalan, bapak yg kudu nyopir berjam", malem ga tidur kena asep kena angin, sedih kl denger ada berita sopir meninggal grgr kelelahan gini. Semoga husnul khotimah nggih bapak, semoga lelah keringat bisa jadi jalan penerang menuju surga Allah
Amri, 50 tahun.
Sopir truk.
Meninggal di kursi kemudinya saat antre solar di SPBU Banyuasin, 29 Juni 2026.
Bukan kecelakaan.
Bukan sakit mendadak.
Dia kelelahan menunggu berjam-jam.
Di sekitar jenazahnya: hanya beberapa botol minuman ringan , yang dia minum untuk menahan ngantuk sambil nunggu giliran.
Dan ini bukan kasus pertama.
Dalam 3 bulan terakhir, 3 sopir truk tewas di antrean solar di Sumsel.
Dua dikeroyok karena berebut giliran.
Satu mati kelelahan.
Sementara itu:
a. Organda sudah lapor: kuota dipangkas, barcode diblokir sepihak
b. Pertamina bilang: "kami salurkan sesuai kuota"
c. Pemerintah bilang: "stok dijamin"
d. Amri tidak sempat dengar jaminan itu
Negara ini kaya minyak.
Tapi sopir truknya mati demi setetes solar bersubsidi.
Siapa yang bertanggung jawab?
😡